Kupang, inihari.co- Anggota Komisi II DPRD Kota Kupang, Randi Daud, S. ST., mengingatkan pemerintah agar lebih sigap menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia menegaskan bahwa periode ini selalu ditandai meningkatnya permintaan, sehingga berpotensi memicu fluktuasi harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Randi Daud menilai pemerintah harus mengambil langkah lebih proaktif dalam mengendalikan alur peredaran bahan pokok.
“Stok, distribusi, dan harga harus dikendalikan. Pemerintah wajib memastikan tidak ada permainan harga di pasar,” tegasnya, Jumat (14/11/2025).
Menurutnya, kenaikan harga yang kerap terjadi setiap akhir tahun bukan hanya persoalan teknis, tetapi sering dipicu lemahnya pengawasan di lapangan. Karena itu, ia meminta adanya mekanisme pemantauan stok yang lebih akurat, koordinasi distribusi yang tidak hanya bersifat administratif, serta kehadiran aparat pengawas di titik-titik perdagangan yang rawan manipulasi harga.
“Pemerintah tidak boleh memberi ruang bagi spekulasi yang memungkinkan oknum tertentu meraup keuntungan berlebihan,” ujarnya.
Randi Daud menegaskan komitmen Komisi II untuk memastikan pola pengawasan berjalan efektif. Ia mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kupang meningkatkan komunikasi intensif dengan pedagang, pengelola pasar, dan distributor besar. Langkah tersebut, menurutnya, perlu dilakukan bukan hanya melalui rapat koordinasi, tetapi melalui tindakan konkret yang dapat dirasakan masyarakat.
“Pasar harus tetap kondusif. Jangan sampai spekulasi harga merugikan warga yang kemampuan belanjanya terbatas,” kata Randi.
Ia juga meminta pemerintah memperkuat inspeksi rutin, transparansi data pasokan, serta melakukan evaluasi cepat apabila ditemukan indikasi pengurangan pasokan secara sengaja.
“Pengawasan yang kuat bukan hanya melindungi konsumen, tetapi juga menjaga iklim perdagangan tetap sehat dan adil bagi semua pelaku,” tambahnya.
Selain isu stabilitas harga, Randi Daud turut menekankan bahwa akhir tahun merupakan momentum bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan penjualan. Menurutnya, jika harga terkendali, maka UMKM dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bergerak lebih produktif.
Randi Daud optimistis kondisi ekonomi Kota Kupang dapat tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menyambut musim perayaan dengan aman dan nyaman. (Yantho Sulabessy Gromang)




Discussion about this post