• Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
Minggu, Januari 11, 2026
  • Login
Ini Hari
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
Ini Hari
No Result
View All Result
Home Kupang Metro

Rekonstruksi Jalan Maulafa Dikebut, Warga Sambut dengan Antusias

michlaura by michlaura
in Kupang Metro, NTT Ini Hari
0
Rekonstruksi Jalan Maulafa Dikebut, Warga Sambut dengan Antusias
Share on Facebook Share
Share on Pinterest Pin it
Share on TwitterTweet
Send To Devices Send

Kupang, inihari.co- Pekerjaan rekonstruksi jalan di Kecamatan Maulafa terus dikebut. Salah satu titik yang tengah digarap berada di RT 07 RW 03 Kelurahan Maulafa, dengan panjang konstruksi 250 meter menggunakan anggaran APBD Kota Kupang. Selain peningkatan badan jalan, proyek ini juga mencakup pembangunan drainase sepanjang 279 meter untuk meningkatkan kapasitas saluran air di wilayah yang kerap mengalami banjir musiman. Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 60 persen.

Proyek tersebut merupakan bagian dari satu paket besar berisi 35 segmen pekerjaan dalam satu kontrak, dengan total pagu dan nilai kontrak sebesar Rp5.505.505.000. Paket ini dikerjakan oleh CV Prima Bella berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada 20 November 2025. Dengan masa pelaksanaan 40 hari kalender, pekerjaan ditargetkan rampung pada 29 Desember 2025. Meski demikian, tim pelaksana optimistis penyelesaian dapat lebih cepat dari jadwal.

Pengawas lapangan, Vendy, menjelaskan bahwa cuaca menjadi hambatan utama di lokasi RT 07 RW 03. Tingginya intensitas hujan membuat aliran air sulit dialihkan, bahkan beberapa kali menimbulkan genangan hingga banjir kecil sebelum surut. Selain itu, sempitnya jalan menyulitkan mobilitas armada pengangkut material.

“Di lapangan kita bergerak menyesuaikan kondisi cuaca. Air dari saluran tidak bisa dialihkan karena debit tinggi saat hujan. Tapi pekerjaan tetap berjalan,” ujarnya, Sabtu (20/12/2025).

Warga sekitar menyambut baik pengerjaan infrastruktur tersebut. Yoneta Lake, warga RT 07 RW 03, mengatakan bahwa selama bertahun-tahun masyarakat harus melakukan perbaikan darurat secara mandiri dengan menimbun jalan menggunakan tanah putih.

“Kalau hujan lebat, jalan ini susah dilalui. Setiap tahun air kupas badan jalan,” ungkapnya.

Yoneta menambahkan bahwa usulan perbaikan jalan sempat disampaikan warga langsung kepada Wali Kota Kupang saat melakukan peninjauan beberapa waktu lalu. Ia berharap proyek ini mampu menjadi solusi permanen bagi akses masyarakat.

Hal senada disampaikan warga lain, Bimo Seo, yang menilai proyek tersebut sebagai perubahan yang telah lama ditunggu warga. “Kami sudah lama menantikan perbaikan ini. Semoga setelah selesai, akses keluar-masuk kampung lebih lancar dan aktivitas warga tidak terhambat lagi,” ujarnya.

Hingga pertengahan Desember, sebanyak 28 dari 35 segmen dalam paket pekerjaan tersebut telah rampung. Titik-titik itu tersebar di sejumlah kelurahan di Kecamatan Maulafa, seperti Jl. Faloak RT 25 Kelurahan Sikumana, Jl. Oebon 1 Kelurahan Sikumana, Jl. Kabuka Teta Kelurahan Bello, serta beberapa titik di Kelurahan Fatukoa dan Penfui.

Dengan demikian, masih tersisa tujuh segmen yang kini dalam tahap penyelesaian, termasuk lokasi di RT 07 RW 03 yang menghadapi kendala cuaca dan keterbatasan ruang kerja alat berat.

Melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yohanes Puu, Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan, S.T., M.Si., menegaskan bahwa pemerintah memastikan seluruh pekerjaan dalam kontrak ini dituntaskan tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis. Ia menyoroti pentingnya kualitas konstruksi demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen menyelesaikan seluruh segmen dengan baik. Walaupun cuaca menjadi tantangan, kami tetap meminta kontraktor menjaga mutu dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujar Yohanes menyampaikan pesan Kadis PUPR, Jumat (19/12/2025).

Dengan optimisme pelaksana dan dukungan masyarakat, proyek rekonstruksi jalan lapen di Kecamatan Maulafa diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi akses transportasi sekaligus memperkuat infrastruktur dasar di kawasan Kota Kupang. (Yantho Sulabessy Gromang)

Rekonstruksi Jalan Taebenu Capai 85 Persen, Ditargetkan Selesai Desember 2025

Selalu Rusak Walau Diperbaiki, PUPR Kota Kupang Bangun Rabat Beton Ruas Jalan Persawahan Oepoi

Post Views: 128
Tags: Maxi DethanYohanes Puu
Advertisement Banner
Previous Post

DPRD Kota Kupang Minta Pemerintah Waspadai Lonjakan DBD Saat Musim Hujan

Next Post

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

michlaura

michlaura

Next Post
Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Discussion about this post

Iklan Sidebar

Arsip

Recent News

Sarah Leri Mboeik Desak Audit Terbuka Program MBG: Transparansi Dinilai Masih Lemah

Sarah Leri Mboeik Desak Audit Terbuka Program MBG: Transparansi Dinilai Masih Lemah

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Categories

  • Ekbis
  • Entertainment
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Konstruksi
  • Kupang Metro
  • Kupang Oelamasi
  • Nasional
  • NTT Ini Hari
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Polkam
  • Profil
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In