• Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
Minggu, Januari 11, 2026
  • Login
Ini Hari
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
Ini Hari
No Result
View All Result
Home Kupang Metro

Rekonstruksi Jalan Taebenu Capai 85 Persen, Ditargetkan Selesai Desember 2025

michlaura by michlaura
in Kupang Metro, Nasional, NTT Ini Hari
0
Rekonstruksi Jalan Taebenu Capai 85 Persen, Ditargetkan Selesai Desember 2025
Share on Facebook Share
Share on Pinterest Pin it
Share on TwitterTweet
Send To Devices Send

Kupang, inihari.co- Pekerjaan rekonstruksi Jalan Taebenu di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, kini mencapai 85 persen. Rekonstruksi dilakukan untuk memulihkan ruas jalan yang rusak akibat longsor dan patahan tanah yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Proyek tersebut dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp 13.269.990.000. Pelaksana pekerjaan adalah CV Panca Konstruksi, kontraktor lokal yang dikenal dengan kualitas hasil kerja yang sesuai spesifikasi dan bermutu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Maxi N. Dethan, S.T., M.Si., menyatakan rekonstruksi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan struktur jalan kembali stabil.

“Fokus kami bukan hanya menutup kerusakan, tetapi memperbaiki struktur dari dasar,” ujarnya.

Penjelasan teknis proyek disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yohanes Puu. Ia menyebut proses dimulai dari penanganan tanah rawan longsor, pemasangan fondasi, hingga perbaikan drainase guna mengamankan konstruksi jalan.

Beberapa komponen pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pengaspalan sepanjang 300 meter, pemasangan dinding penahan tanah 70 meter, pembangunan tanggul, serta pengerjaan sistem pondasi bore pile.

“Aliran air juga ditangani melalui pemasangan gorong-gorong disertai bronjong pada titik siku aliran air,” kata Yohanes, Kamis (04/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa stabilisasi fondasi menjadi prioritas utama. Total terdapat 127 tiang pancang dengan kedalaman bervariasi antara 5 hingga 21 meter, disesuaikan dengan kondisi tanah di setiap titik konstruksi.

Penerapan bore pile dan tiang pancang dipilih karena kondisi tanah di lokasi teridentifikasi labil. Struktur ini diharapkan mampu mengurangi risiko penurunan badan jalan pada musim hujan dan memperpanjang umur teknis ruas tersebut.

Hingga awal Desember, sebagian besar pekerjaan fondasi telah rampung. Proses penutupan permukaan jalan dilakukan setelah struktur pendukung dinyatakan stabil. Material dan tahapan pekerjaan dipantau melalui pengujian lapangan bersama tim pengawas.

Warga setempat menyambut kemajuan proyek tersebut. Ferry Taneo, warga RT 10/RW 03, mengatakan perbaikan jalan membantu memperlancar akses yang sebelumnya sering terganggu akibat longsor.

“Kalau hujan, dulu kendaraan sering terhambat, apalagi ketika longsor dan tercipta patahan tanah, termasuk patahan di ruas jalan. Semua kendaraan tidak bisa lewat. Aktivitas lalu lintas mati total, dan masyarakat harus berputar jauh dari Oebufu menuju Liliba atau Naimata,” ujarnya.

Warga lainnya, Yantho Pelokila, berharap kualitas pekerjaan mampu bertahan meski di musim hujan. “Kami berharap rekonstruksi ini tidak mudah rusak lagi. Jalan ini akses utama kami,” katanya.

Menurut Dinas PUPR, pengawasan kualitas tetap dilakukan hingga tahap akhir, termasuk uji kepadatan tiang pancang, pengecekan bronjong, serta verifikasi ketebalan aspal sebelum ruas dibuka kembali untuk kendaraan.

Proyek rekonstruksi Jalan Taebenu ditargetkan selesai dan dapat difungsikan sepenuhnya sebelum akhir Desember 2025, sesuai kontrak pekerjaan yang telah ditetapkan. (Yantho Sulabessy Gromang)

Rekonstruksi Jalan Maulafa Dikebut, Warga Sambut dengan Antusias

Selalu Rusak Walau Diperbaiki, PUPR Kota Kupang Bangun Rabat Beton Ruas Jalan Persawahan Oepoi

Post Views: 186
Tags: Jalan TaebenuMaxi DethanYohanes Puu
Advertisement Banner
Previous Post

DPRD Dukung Program Pembalut Gratis, Dorong Penambahan Anggaran pada 2026

Next Post

Komisi III DPRD Apresiasi Progres Jalan Taebenu, Minta Pengawasan Tetap Ketat

michlaura

michlaura

Next Post
Komisi III DPRD Apresiasi Progres Jalan Taebenu, Minta Pengawasan Tetap Ketat

Komisi III DPRD Apresiasi Progres Jalan Taebenu, Minta Pengawasan Tetap Ketat

Discussion about this post

Iklan Sidebar

Arsip

Recent News

Sarah Leri Mboeik Desak Audit Terbuka Program MBG: Transparansi Dinilai Masih Lemah

Sarah Leri Mboeik Desak Audit Terbuka Program MBG: Transparansi Dinilai Masih Lemah

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Categories

  • Ekbis
  • Entertainment
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Konstruksi
  • Kupang Metro
  • Kupang Oelamasi
  • Nasional
  • NTT Ini Hari
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Polkam
  • Profil
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In