• Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
Minggu, Januari 11, 2026
  • Login
Ini Hari
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
Ini Hari
No Result
View All Result
Home Kupang Metro

DPRD Kota Kupang Minta Pemerintah Waspadai Lonjakan DBD Saat Musim Hujan

michlaura by michlaura
in Kupang Metro
0
DPRD Kota Kupang Soroti Kebutuhan Jalan Tani di Kolhua dan Bello

Anggota DPRD Kota Kupang, Dance Bistolen

Share on Facebook Share
Share on Pinterest Pin it
Share on TwitterTweet
Send To Devices Send

Kupang, inihari.co- Memasuki musim hujan dengan curah yang semakin meningkat, Anggota DPRD Kota Kupang, Dance Bistolen, meminta Pemerintah Kota Kupang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Ia mengingatkan bahwa kasus DBD kerap muncul setiap musim penghujan dan perlu diantisipasi sejak dini.

Menurut Dance, Kota Kupang memiliki pola kasus DBD yang cenderung meningkat pada awal tahun. Data Dinas Kesehatan Kota Kupang mencatat, pada Januari 2025 terdapat 35 kasus DBD dengan satu kasus kematian. Kondisi ini, meski lebih rendah dibanding Januari 2024 yang mencapai 170 kasus, tetap harus menjadi perhatian serius.

“Harus ada kewaspadaan dari pemerintah dan juga masyarakat,” ujar Dance, Selasa (16/12/2025).

Ia menilai penurunan kasus bukan alasan untuk mengendurkan langkah antisipatif. Pemerintah Kota Kupang diminta tetap melakukan sosialisasi mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat, terutama di lingkungan permukiman yang rentan menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti.

Dance menegaskan, edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Sosialisasi mengenai pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan pengelolaan lingkungan disebut menjadi kunci utama dalam menekan risiko penularan DBD.

Selain langkah pencegahan, ia menekankan pentingnya kesiapan fasilitas layanan kesehatan. Mulai dari RSUD S.K. Lerik hingga seluruh puskesmas, menurut Dance, perlu meningkatkan sarana dan prasarana agar mampu menangani kasus DBD dengan cepat dan efektif.

“Dinas Kesehatan perlu antisipasi, karena bulan-bulan seperti ini DBD pasti terjadi dan ini serius,” ujar anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang itu.

Dance juga mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko komplikasi pada pasien DBD. Dengan demikian, kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan ruang perawatan, dan kelengkapan alat medis menjadi aspek penting yang harus diperhatikan.

Di sisi lain, ia menekankan peran masyarakat dalam mencegah penyebaran DBD. Kebiasaan menjaga lingkungan, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga menutup dan membersihkan tempat penampungan air, diingatkan sebagai langkah sederhana namun berdampak besar.

“Masyarakat harus mulai dari hal kecil, yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan serta meminimalkan potensi berkembangbiaknya nyamuk penyebar DBD,” ujar Dance.

Ia berharap pemerintah dan masyarakat dapat bergerak bersama dalam menekan peningkatan kasus DBD, sehingga Kota Kupang dapat menghadapi musim penghujan dengan lebih aman dan waspada. (Yantho Sulabessy Gromang)

Dance Bistolen: Infrastruktur dan Listrik Adalah Kebutuhan Dasar yang Tak Bisa Ditunda

DPRD Kota Kupang Soroti Kebutuhan Jalan Tani di Kolhua dan Bello

Dance Bistolen Jaring Aspirasi dan Pengeluhan Warga di Dapil Maulafa

Post Views: 102
Tags: Dance Bistolen
Advertisement Banner
Previous Post

DPRD Desak Wali Kota Segera Lantik Direktur Perumda Pasar Kota Kupang

Next Post

Rekonstruksi Jalan Maulafa Dikebut, Warga Sambut dengan Antusias

michlaura

michlaura

Next Post
Rekonstruksi Jalan Maulafa Dikebut, Warga Sambut dengan Antusias

Rekonstruksi Jalan Maulafa Dikebut, Warga Sambut dengan Antusias

Discussion about this post

Iklan Sidebar

Arsip

Recent News

Sarah Leri Mboeik Desak Audit Terbuka Program MBG: Transparansi Dinilai Masih Lemah

Sarah Leri Mboeik Desak Audit Terbuka Program MBG: Transparansi Dinilai Masih Lemah

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Categories

  • Ekbis
  • Entertainment
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Konstruksi
  • Kupang Metro
  • Kupang Oelamasi
  • Nasional
  • NTT Ini Hari
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Polkam
  • Profil
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In