
Kupang, inihari.co- Rasa peduli terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai aspek, baik kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan serta lampu penerangan jalan, dan kebutuhan akan lowongan pekerjaan serta bantuan modal bagi pelaku usaha menengah ke bawah, telah mendorong Jemari Yoseph Dogon- sang ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Kupang untuk selalu bersuara lantang di dalam sidang bersama pemerintah.
Pria asal Manggarai – Flores ini memang patut mendapat apresiasi yang tinggi sebagai wakil rakyat atas semangat dan dedikasinya dalam memperjuangkan hak serta aspirasi masyarakat di gedung parlemen.
Dengan suara yang besar dan lantang, laki-laki berkulit putih, bertubuh kekar dan gagah ini selalu terdengar vokal dalam setiap paripurna bersama pemerintah Kota Kupang. Suara tegas yang keluar dari mulutnya, tidak pernah lepas dari kata-kata yang bertujuan untuk membenahi kinerja pemerintah khususnya dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat umum.
Sampai hari ini, di dalam keseharian di lingkungan Kecamatan Maulafa yang adalah daerah pemilihan (Dapil) yang mengutusnya sejak 2014 ke gedung DPRD, pria berlesung pipi di wajah yang selalu terlihat muda dengan balutan pakaian modis energik walaupun usianya tidak muda lagi, terus gencar menjaring aspirasi masyarakat secara langsung dengan cara turun lapangan bertemu masyarakat untuk melihat dan mendengar semua aspirasi yang harus diperjuangkannya.
Dalam masa reses, kedatangan Anggota DPRD Kota Kupang 2 periode ini selalu disambut penuh antusias oleh masyarakat yang dikunjunginya. Masyarakat seakan-akan berlomba menyampaikan kebutuhan bersama di lingkungan mereka, terlebih yang dinilai urgen agar diperjuangkan Yoseph Jemari Dogon. Mereka seakan punya keyakinan dan percaya bahwa lewat Jemari Yoseph Dogon maka seluruh aspirasi mereka akan masuk dalam program kerja pemerintah di tahun anggaran mendatang.
Di Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, seorang Ibu yang berprofesi guru dan kini menjabat sebagai Kepala Sekolah, meminta Jemari Yoseph Dogon agar memperhatikan soal penempatan kepala sekolah dengan masa jabatan tidak sampai 1 tahun di sekolah tempat mengabdi.
“Bagaimana bisa seseorang bisa terlihat kinerjanya jika waktu yang diberikan sangat singkat dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku?” ujar Daprosa Dai Laga, Rabu (31/08/2022).
Pahlawan tanpa tanda jasa ini juga meminta Jemari Yoseph Dodon untuk memperjuangkan peningkatan jalan di wilayah Tofa, yakni cabang arah Gereja Lahairoi menuju kolam air tofa hingga tembus bagian atas cabang SMPN 13 Kupang. Alasannya, jalan tersebut sudah rusak parah sejak beberapa tahun silam. Pengendara bermotor hingga roda 4 selalu mengalami kesulitan melewati jalan tersebut.
Sementara Ketua RW 04 – Benyamin Apelabi, menitipkan harapannya agar jalan di wilayah RT 07 RW 03 yang kini mengalami kerusakan parah agar dapat segera diperbaiki. Dirinya juga meminta adanya penempatan tempat sampah umum di lingkungan mereka.
“Saya juga minta agar Pustu yang ada di Kelurahan Maulafa saat ini bisa diperjuangkan sehingga bisa ditingkatkan menjadi Puskesmas oleh pemerintah Kota Kupang,” katanya.
Susmina Mesakh – Ketua RT 12, mengaku bahwa banyak lampu jalan di wilayahnya yang kini sudah tidak berfungsi lagi pasca badai Seroja tahun 2021 lalu. Bahkan, wilayah belakang kantor Camat juga sangat gelap akibat tidak adanya pengadaan lampu jalan yang baru oleh pemerintah Kota Kupang.
Untuk itu Susmina berharap, semua yang menjadi kebutuhan warga tersebut dapat segera menjadi perhatian pemerintah usai suaranya diteruskan oleh Yoseph Jemari Dogon dalam sidang perubahan mendatang.
“Saya yakin kalau dititipkan ke Jemari Yoseph Dogon maka suara saya dan masyarakat lain pastinya akan dilanjutkan hingga ke sidang DPRD bersama pemerintah. Saya sangat yakin sebab hanya Jemari Yoseph Dogon yang selalu hadir di Musrembang, tidak ada anggota DPRD lain selain dia yang tetap mengawal setiap aspirasi masyarakat tingkat RT dan RW untuk menjadi perhatian pemerintah,” ungkapnya.
Susmina menghimbau masyarakat Kecamatan Maulafa untuk bertindak cerdas mengingat semua yang sudah dilakukan Jemari Yoseph Dogon bagi Kecamatan Maulafa, yakni dengan tidak salah pilih pada Pileg 14 Februari 2024 nanti. “Pilihlah dengan bijak, hanya Jemari Yoseph Dogon,” tegasnya.
Layaknya Guru Ame Numpung “Motang Rua” yang senantiasa gigih mengusir tirani penjajahan di tanah Manggarai, Jemari Yoseph Dogon pun siap berdiri memperjuangkan seluruh aspirasi dan kebutuhan masyarakat demi terciptanya kesejahteraan sosial dan keadilan dalam pelayanan dari pemerintah kepada masyarakat.
Dirinya dengan lantang berjanji di depan masyarakat, akan membawa seluruh aspirasi dan kebutuhan mereka ke dalam sidang mendatang untuk diperjuangkannya agar diperhatikan dan masuk dalam program kerja pemerintah Kota Kupang.
“Sudah 2 periode saya dipercayakan masyarakat Kecamatan Maulafa untuk mewakili di gedung DPRD. Hal itu tidak mudah jika tanpa campur tangan TUHAN. Sebab walau manusia telah bersepakat mewujudkan, namun tanpa restu TUHAN maka menjadi mustahil. Sehingga, semua yang telah saya emban, saya yakini bahwa memang saya terpanggil untuk melayani,” tutupnya. (Yantho Sulabessy Gromang)




