
KUPANG, Inihari.co – Menjelang Pemilu Presiden RI pada 9 Juli mendatang, Satuan Pengamanan Perbatasan (Satpamtas) RI-Timor Leste (TL) terus ditingkatkan untuk menghindari adanya gangguan-gangguan yang tidak diinginkan. Demikian dikatakan Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI AD, Achmad Yuliarto.
“Sampai saat ini belum ada gangguan yang dapat mempengaruhi berjalannya pemilu nanti, tetapi satuan Satpamtas di perbatasan tetap siaga dan terus melakukan peningkatan patroli pengawasan,” kata Achmad Yuliarto, Rabu 25/6 di Makorem 161/Wira Sakti Kupang.
Dia juga meminta kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) agar terus menjaga kedamaian berjalannya Pilres mendatang. “Jika kita tidak damai pasti akan mempengaruhi situasi nasional dalam pilres nati,” tuturnya.
Terkait Netralitas TNI, Achmad Yuliarto menyampaikan bahwa aturan dalam korpsnya itu sudah jelas bahwa TNI tidak boleh memihak dan mengarahkan masyarakat untuk memilih salah satu kandidat dalam pemilu.
“Kalau ada yang sampai mendukung atau mengarahkan masyarakat untuk mendukung salah satu kandidat capres maka itu akan berurusan pimpinan tertinggi TNI, dan jelas itu akan berakibat fatal bagi kelangsungan jabatan bahkan status seorang TNI,” jelasnya. (RM)



