Reses Randi Daud Serap Aspirasi Warga Nunleu Jelang Sidang II DPRD Kota Kupang 2025/2026

banner 468x60

Kupang, inihari.co- Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang, Randi Daud, menggelar reses menjelang Sidang II DPRD Kota Kupang Tahun Anggaran 2025/2026 di Kelurahan Nunleu, Selasa (17/02/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan warga untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi di tingkat lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, warga atas nama Martha Nope menyoroti bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran. Ia juga mengeluhkan persoalan lampu jalan yang belum merata serta proses pengurusan beasiswa lanjut perguruan tinggi yang dinilai berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Randi menyatakan akan melakukan penelusuran data penerima bantuan sosial agar penyalurannya tepat sasaran. Ia menegaskan pentingnya sinkronisasi data antara kelurahan dan dinas terkait, serta mendorong perbaikan layanan administrasi beasiswa agar lebih sederhana, transparan, dan mudah diakses warga.

Persoalan lain disampaikan Maria Selan Pandie terkait pengelolaan sampah. Warga mengeluh karena harus membuang sampah hingga ke Pasar Kuanino yang jaraknya cukup jauh. Di kawasan Nunleu, kata warga, belum tersedia Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang bisa dimanfaatkan.

Randi menjawab bahwa masalah sampah perlu disikapi secara kolaboratif. Menurutnya, salah satu solusi yang memungkinkan adalah adanya kerelaan warga yang bersedia menyediakan lahan miliknya untuk penempatan kontainer sampah, sehingga akses pembuangan menjadi lebih dekat dan tertata.

Selain itu, Randi menawarkan jalan keluar berupa kesepakatan warga untuk menyiapkan iuran guna menghadirkan petugas khusus yang mengangkut sampah dari rumah ke rumah dan membawanya ke TPS. Skema ini, katanya, perlu dirancang bersama dan dikomunikasikan secara terbuka agar adil serta berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak kelurahan agar solusi yang ditempuh sejalan dengan kebijakan pemerintah setempat dan mendapatkan dukungan teknis dari instansi terkait. Dengan demikian, penanganan sampah dapat berjalan efektif tanpa menimbulkan persoalan baru.

Di akhir pertemuan, warga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat Randi Daud terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan. Warga berharap komitmen yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dan menjadi bagian dari agenda pembahasan di DPRD Kota Kupang pada sidang mendatang. (Yantho Sulabessy Gromang)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *