ini Hari Flashnews
Home » Kupang Metro » Wasit Nasional Fransisco Bessi: Perhitungan Skor Turnamen Taekwondo “Lourdes CUP 2” Gunakan Sistem DSS dan PSS

Wasit Nasional Fransisco Bessi: Perhitungan Skor Turnamen Taekwondo “Lourdes CUP 2” Gunakan Sistem DSS dan PSS

Wasit Nasional Foto Bersama Para Wasit Daerah Dalam Turnamen Lourdes CUP 2

Kupang, inihari.co- Wasit Berlisensi Nasional untuk cabang olah raga bela diri Taekwondo yakni Fransisco Bernando Bessi, SH, MH, CLA yang juga seorang Pengacara Handal Kota Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT), ikut terlibat dalam pelaksanaan Turnamen Taekwondo “Lourdes CUP 2” di Gedung Olah Raga (GOR) Kupang.

Lourdes CUP 2 sendiri terlaksana berkat kerjasama Dojang Taekwondo Lourdes dengan Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe sebagai sponsor utama.

Turnamen Taekwondo ini sesuai rencana dilaksanakan selama 3 hari, yakni pada 24-26 Juni 2022, diikuti oleh 539 dari 19 Dojang di NTT dan luar NTT. Akan ada kelas Cadet, Pra Cadet, Junior dan Senior yang terlibat dalam turnamen kali ini. Dalam turnamen akan ada kelas Festival dan juga Prestasi yang menampilkan Poomsae atau jurus Kyorugi atau tarung.

Wasit Nasional Fransisco Bernando Bessi, SH, MH, CLA yang diwawancarai pada Jumat (24/06/2022) mengatakan, memberi apresiasi yang tinggi bagi panitia turnamen sebab event yang dilakukan sangat baik bagi perkembangan Taekwondo, serta menjawab kerinduan dari keluarga besar Taekwondo Kota Kupang dan NTT pada umumnya terhadap suatu ajang perlombaan.

“Sebagai bagian dari keluarga besar Taekwondo, saya pun sangat merindukan adanya kejuaraan untuk olahraga bela diri Taekwondo. Saya bersyukur karena panitia dari Lourdes CUP telah menggelar turnamen ini,” katanya.

Untuk mengamankan jalannya pertandingan, Wasit Nasional Fransisco Bernando Bessi dibantu oleh 11 wasit daerah yang telah disiapkan oleh panitia. Dari wasit daerah tersebut, terdapat wasit baru yang pertama kali mengawali pertandingan usai mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Wasit di Kabupaten Sumba Barat beberapa waktu lalu.

Untuk teknis perhitungan skor atau poin bagi atlet dalam pertandingan, Wasit Nasional Fransisco Bernando Bessi mengaku, pihaknya menggunakan 2 sistem yakni Digital Scoring System (DSS) dan Protector Scoring System (PSS).

Dijelaskan, untuk DSS, Referee atau Wasit Utama dan Judge atau Wasit Sudut Corner memiliki peranan besar dalam menentukan poin bagi para atlet yang sedang bertanding. Sehingga Wasit dituntut untuk objektif dalam melihat secara cermat ketika memberikan poin. Sistem ini digunakan pada pertandingan kelas Cadet dan Pra Cadet, sebab anak-anak lebih difokuskan untuk mendapatkan pembelajaran mental, mendapat pengalaman sekaligus hiburan.

Sementara bagi pertandingan Junior dan Senior yang berprestasi, menggunakan sistem PSS, yakni sistem sensor yang terpasang di perlengkapan tarung atlet sehingga perhitungan poin murni didapat dari tendangan yang memiliki tenaga.

“Jadi apabila atlet melakukan tendangan namun tenaganya tidak mencukupi “hit power maka poin tidak akan keluar,” ungkap Fransisco Bessi.

Dirinya berharap, dengan adanya penggunaan sistem perhitungan score DSS dan juga didukung dengan sistem PSS, maka semua pertandingan dapat berjalan secara baik dan hasilnya bisa menjadi acuan bagi para atlet dalam mengukur kemampuan dan potensi diri untuk lebih dikembangkan.

“Saya juga berharap, semoga event yang dilakukan ini bisa menghasilkan atlet-atlet yang baik khususnya dari Cadet maupun Pra Cadet yakni anak-anak, sehingga mimpi besar NTT ke depan untuk meraih kemenangan dalam pertandingan Taekwondo di event PON 2028 mendatang bisa terwujud.

Sebelumnya, Yeskiel Loudoe selaku sponsor utama dalam Lourdes CUP 2, juga berharap agar para atlet dan wasit dapat menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini. Untuk itu besar harapan saya, tidak boleh ada kecurangan, apalagi ada wasit yang berlisensi nasional,” tegasnya. (Yantho Sulabessy Gromang)