Reses Satario Pandie di Oesapa: Warga Keluhkan Sampah, Minim Penerangan dan Genangan Berpekan-pekan

banner 468x60

Kupang, inihari.co- Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Satario Julius Pandie, S.E., M.M., menyerap berbagai aspirasi warga dalam Reses Tahap III Tahun Sidang 2025/2026 di wilayah RT 19/RW 07, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Jumat (08/08/2026).

Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan warga adalah belum optimalnya pelayanan pengangkutan sampah. Warga mengeluhkan mobil sampah yang selama ini lebih banyak beroperasi di jalan umum Timor Raya dan belum menjangkau gang-gang permukiman.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan membawa sampah dari dalam lingkungan menuju titik pengangkutan. Padahal, Pemerintah Kota Kupang telah melakukan pengadaan kendaraan jenis pickup yang dinilai dapat dimanfaatkan untuk menjangkau lorong dan gang sempit yang tidak dapat dilalui armada berukuran besar.

Selain persoalan sampah, warga juga meminta perhatian terhadap penerangan jalan. Sejumlah titik di wilayah RT 19/RW 07 masih minim penerangan sehingga warga berharap adanya penambahan lampu jalan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan pada malam hari.

Permintaan tersebut dinilai penting mengingat wilayah Oesapa secara umum masih menghadapi persoalan keamanan lingkungan. Warga menyebut potensi pertikaian antarpemuda dan pencurian hewan peliharaan sebagai persoalan yang perlu diantisipasi bersama, salah satunya melalui peningkatan penerangan di titik-titik yang selama ini gelap.

Persoalan lain yang tidak kalah serius adalah genangan air saat musim hujan. Di sejumlah titik RT 19, genangan dapat meluas karena belum tersedianya saluran drainase yang memadai. Bahkan, air dapat bertahan hingga berminggu-minggu dan mengganggu aktivitas warga.

Ketika curah hujan tinggi, genangan juga berpotensi meluap hingga ke rumah warga. Karena itu, masyarakat mengusulkan pembangunan sumur resapan sebagai salah satu langkah untuk membantu mengendalikan limpasan air sekaligus mengurangi risiko genangan yang berulang setiap musim hujan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Satario Pandie menyatakan seluruh masukan warga akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui fungsi kedewanan. Menurut dia, persoalan yang disampaikan masyarakat merupakan kebutuhan nyata yang membutuhkan perhatian pemerintah secara terukur.

Satario menegaskan dirinya tidak ingin aspirasi yang disampaikan dalam reses berhenti sebatas catatan. Ia akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan perangkat terkait agar persoalan sampah, penerangan jalan, serta penanganan genangan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

Ia juga akan membangun komunikasi dan koordinasi dengan sesama anggota dewan dari Fraksi PKB untuk memperjuangkan kebutuhan warga secara bersama-sama dalam persidangan. Satario berharap sinergi tersebut dapat memperkuat perjuangan agar aspirasi masyarakat Oesapa benar-benar mendapat perhatian dan direalisasikan pemerintah. (Yantho Sulabessy Gromang)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *