Kupang, inihari.co- Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang, Yafet Yeferson Horo, menyerap aspirasi warga saat melaksanakan reses tahap II masa sidang 2025/2026 di wilayah RT 20 RW 08, Perumahan Gemstone, Kelurahan Manulai 2, Kota Kupang, Minggu (22/2/2026).
Kehadiran Yafet disambut hangat warga setempat. Sebagai bentuk penghormatan adat, ia disematkan topi Ti’i Langga sebelum dialog dimulai, menandai keterbukaan warga dalam menyampaikan persoalan lingkungan yang mereka hadapi.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, Kristian menyoroti kondisi jalan lingkungan perumahan yang telah diserahkan developer kepada pemerintah kota. Ia meminta dukungan agar akses jalan tersebut segera dibangun secara layak demi kenyamanan dan keselamatan warga.
Selain itu, warga mengeluhkan ruas jalan sepanjang kurang lebih 73 meter yang belum dipasangi paving block. Mereka berharap adanya intervensi pemerintah agar paving block dapat disediakan dan dipasang di kawasan tersebut.
Masalah penerangan jalan juga menjadi sorotan. Warga meminta pemasangan lampu jalan karena kondisi gelap kerap dimanfaatkan pelaku pencurian, khususnya terhadap ternak ayam milik warga perumahan.
Persoalan kebersihan lingkungan turut disampaikan, terutama kebutuhan akan kontainer sampah sebagai tempat pembuangan sementara (TPS) agar pengelolaan sampah warga lebih tertib dan tidak mencemari lingkungan sekitar.
Aspirasi lainnya datang dari Tesar yang menyoroti maraknya ternak sapi dan kambing berkeliaran di kawasan perumahan. Selain merusak tanaman warga, kotoran ternak dinilai menimbulkan bau tak sedap dan berpotensi menjadi sumber penyakit.
Tesar juga meminta bantuan bibit pohon untuk mendukung penghijauan lingkungan, serta menyinggung persoalan air bersih yang hingga kini belum optimal meskipun pengelolaannya telah diserahkan developer kepada pemerintah kota.
Sementara itu, Theo menyampaikan kebutuhan warga terhadap bantuan BPJS gratis milik pemerintah. Ia juga mengeluhkan pelayanan rumah sakit yang dinilai masih terlalu menekankan urusan administrasi sebelum penanganan medis dilakukan.
Theo turut mengusulkan pemekaran RT di Kelurahan Manulai 2 karena wilayah yang ada dinilai terlalu luas. Selain itu, warga berharap adanya bantuan tenda dan kursi gratis dari pemerintah saat kegiatan sosial, baik suka maupun duka.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yafet Yeferson Horo menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah kota dan dinas PUPR untuk memasukkan pembangunan jalan perumahan sebagai program prioritas. Ia bahkan menyatakan kesiapan membantu secara pribadi jika memiliki kemampuan rezeki yang cukup.
Yafet juga berkomitmen membantu pemasangan dua titik lampu jalan secara spontan dengan dana pribadi, mengusulkan dana spesifik kelurahan untuk pengadaan paving block, serta menegaskan penertiban ternak harus dijalankan sesuai peraturan daerah yang berlaku.
Untuk layanan kesehatan, Yafet menyarankan warga tanpa BPJS dalam kondisi darurat agar dibawa ke RS SK Lerik yang memiliki dana talangan pemerintah kota. Ia juga berjanji berkoordinasi dengan dinas kesehatan agar pelayanan medis lebih diprioritaskan dibanding administrasi, sekaligus menyatakan siap membantu dua unit tenda dan kursi gratis, mendorong pemekaran RT, serta mempercepat koordinasi pemasangan instalasi perpipaan air bersih bagi warga Perumahan Gemstone. (Yantho Sulabessy Gromang)




