
Kupang, inihari.co- Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kota Kupang mulai melakukan berbagai persiapan logistik menjelang masa Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019. Persiapan yang dilakukan meliputi persiapan kotak suara, bilik, tinta, segel dan surat suara. Sedangkan untuk sarana dan prasarana, pemerintah Kota Kupang sudah mengontrak gedung gereja Kaisarea Kolhua untuk menyimpan seluruh logistik tersebut.
Ketua KPU Kota Kupang – Marianus Minggo mengatakan, saat ini logistik untuk Pemilihan Umum (Pemilu) sudah tersimpan di tempat penyimpanan. Logistik tersebut terdiri dari kotak suara sejumlah 5.676 unit, bilik suara sebanyak 3.138 unit, dan segel sebanyak 117.105 keping. Sementara untuk surat suara, dipastikan sudah akan dicetak pada Januari 2019 mendatang.
“Untuk kota suara, total kebutuhan sebanyak sebanyak 5.696 unit, sehingga masih minus 20 unit. Sementara bilik suara, total kebutuhan sebanyak 4.504 unit, sehingga masih minus 1366 unit. Untuk segel, secara keseluruhan masih kurang sekitar 35 ribuan keping,” terang Minggo, Jumat (07/12/2018).
Minggo mengaku, untuk mengukur kesuksesan jalannya Pemilu ada pada ketersediaan logistik. Sebab, jika logistik kurang, maka pasti akan menimbulkan persoalan.
Menyangkut data pemilih, menurut Minggo, masih sekitar 5 juta data pemilih yang perlu diperbaiki untuk seluruh Indonesia, sebab masih ada yang memiliki data ganda. Sementara terkait jumlah pemilih di Kota Kupang, saat ini berjumlah 251.514 orang, dengan rincian 124.018 pemilih laki-laki dan 127.496 pemilih perempuan.
Terkait hak pemilih, Minggo menjelaskan, selama ini tingkat partisipasi pemilih selalu berada pada angka 70,73 persen, sehingga belum mencapai standar nasional yakni sebesar 75 persen keterlibatan. Untuk itu, pada Pemilu 2019 diharapkan partisipasi masyarakat bisa lebih maksimal dari Pemilu-Pemilu sebelumnya. (Yantho)




