Kupang, inihari.co- Tahapan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Kupang periode 2026–2031 resmi dimulai. Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, Kamis (25/6/2026), mantan Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Golkar, Vicktor Halengky Haning, menjadi kader pertama yang mendaftarkan diri dalam proses penjaringan calon ketua yang merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Kupang.
Kedatangan Vicktor di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Kupang disambut jajaran Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Musda. Kehadirannya menandai dimulainya kompetisi internal partai untuk menentukan figur yang akan memimpin Golkar Kota Kupang selama lima tahun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Vicktor menyampaikan apresiasi kepada panitia yang dinilainya telah membuka ruang yang sama bagi seluruh kader untuk mengikuti proses pencalonan. Menurutnya, mekanisme yang dijalankan menunjukkan komitmen Partai Golkar dalam menerapkan prinsip demokrasi dan keterbukaan organisasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar Kota Kupang, juga kepada panitia SC maupun OC yang telah menerima saya dengan baik. Sebagai kader Golkar, saya memiliki hak yang sama dengan kader lainnya untuk mengikuti proses penjaringan dan pendaftaran bakal calon ketua,” ujar Vicktor.
Ia menegaskan kesiapannya untuk mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan panitia hingga pelaksanaan Musda. Meski demikian, Vicktor mengakui masih terdapat sejumlah persyaratan administrasi yang harus dilengkapi, termasuk dukungan minimal 30 persen dan berbagai dokumen lain sesuai ketentuan organisasi.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Vicktor adalah keterbukaan Partai Golkar terhadap penyandang disabilitas. Sebagai kader yang juga merupakan penyandang disabilitas, ia menilai Golkar telah memberikan ruang yang setara bagi seluruh kader tanpa membedakan kondisi fisik maupun latar belakang.
“Sebagai kader Golkar yang juga penyandang disabilitas, saya merasa dihargai. Partai Golkar Kota Kupang memberikan kesempatan yang sama kepada kaum disabilitas, bukan hanya saat menjadi calon legislatif, tetapi juga dalam proses kaderisasi dan kepemimpinan partai,” katanya.
Menurut Vicktor, keterlibatan kaum disabilitas dalam politik tidak boleh berhenti pada momentum pemilu semata. Kelompok disabilitas harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan strategis dan kepemimpinan organisasi politik.
Lebih jauh, ia berharap Musda Golkar Kota Kupang dapat melahirkan pemimpin yang mampu mengembalikan kejayaan partai di Kota Kupang. Ia menilai Golkar harus kembali menjadi kekuatan politik utama yang dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan rakyat.
“Golkar Kota Kupang harus kembali merebut kursi pimpinan DPRD Kota Kupang. Sudah dua periode Golkar belum menempati posisi tersebut. Karena itu, pemimpin yang terpilih nanti harus mampu merebut hati rakyat melalui kerja-kerja politik yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Vicktor menekankan pentingnya membangun kepengurusan yang inklusif dengan melibatkan seluruh unsur partai, mulai dari generasi muda, kader senior, perempuan hingga kelompok disabilitas. Menurutnya, kolaborasi berbagai elemen tersebut akan menjadi modal utama dalam memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kelurahan dan ranting.
Ia juga menilai panitia Musda telah bekerja secara profesional dan transparan. Informasi mengenai tahapan serta persyaratan pencalonan disampaikan secara terbuka sehingga memberikan kepastian bagi seluruh kader yang ingin berpartisipasi dalam kontestasi kepemimpinan partai.
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda Partai Golkar Kota Kupang, Markus Dlodu Eo, menjelaskan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Kupang dibuka selama tiga hari, yakni sejak 25 hingga 27 Juni 2026. Seluruh kader yang memenuhi persyaratan organisasi diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses pencalonan.
Vicktor menambahkan bahwa tantangan Golkar ke depan tidak hanya memenangkan pemilihan legislatif, tetapi juga merebut kembali posisi strategis dalam pemerintahan daerah. Karena itu, menurutnya, seluruh kader harus bekerja keras membangun kepercayaan masyarakat agar pada masa mendatang Partai Golkar mampu mengantarkan kader terbaiknya menjadi Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Kupang.
Musda Partai Golkar Kota Kupang sendiri dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dan akan menjadi forum tertinggi partai di tingkat daerah untuk menentukan kepemimpinan baru. Hasil Musda diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan Partai Golkar menghadapi berbagai agenda politik mendatang demi meningkatkan kontribusi bagi pembangunan Kota Kupang. (Yantho Sulabessy Gromang)




