• Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
Selasa, Januari 13, 2026
  • Login
Ini Hari
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
Ini Hari
No Result
View All Result
Home Kupang Metro

Belum Sebulan Berjalan, Proyek Jalan Kilobesa–Oof Tunjukkan Progres Signifikan

michlaura by michlaura
in Kupang Metro, Nasional, NTT Ini Hari
0
Pembangunan Ruas Kilobesa–Oof Dongkrak Akses Pedalaman TTS
Share on Facebook Share
Share on Pinterest Pin it
Share on TwitterTweet
Send To Devices Send

TTS, inihari.co- Belum sebulan berjalan, pekerjaan pelebaran dan peningkatan ruas Jalan Kilobesa–Oof di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek yang masuk dalam Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) ini mulai dikerjakan sejak kontrak ditandatangani pada 7 November 2025 dan ditargetkan tuntas pada akhir Desember mendatang.

Paket pekerjaan senilai Rp24,18 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu berada di bawah penanganan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur. Ruas sepanjang 6 kilometer tersebut menghubungkan titik awal di Desa Eno Neontes hingga batas Desa Oof, sekaligus menjadi akses vital bagi mobilitas warga Kecamatan Kuat Nana.

Di lapangan, proses konstruksi berlangsung bertahap menyesuaikan kontur geografis yang berbukit dan rawan erosi. Pada Kamis (06/12/2025), alat berat tampak meratakan badan jalan, sementara para pekerja memasang saluran drainase di sisi tebing untuk mengurangi risiko longsor di musim hujan.

Kontraktor pelaksana, PT Nanda Karya Putra Pratama, memastikan percepatan pekerjaan terus dilakukan. Direktur perusahaan, Charles Angkiriwang, menyebut pihaknya menambah peralatan dan tenaga kerja setiap hari sesuai rekomendasi konsultan pengawas.

“Secara hitungan, alat dan personel sudah mencukupi. Namun karena hujan terus-menerus, kami perlu memperkuat dukungan lapangan agar progres tetap stabil. Semoga cuaca mendukung sehingga percepatan bisa optimal,” ujar Charles saat ditemui di lokasi, Sabtu (06/12/2025).

Sejumlah pekerja terlihat memasang beton drainase serta memadatkan lapisan agregat badan jalan. Pada beberapa titik, material batu untuk bahu jalan telah tertata, sementara dinding penahan tanah mulai terbentuk untuk menjaga stabilitas lereng yang cukup curam.

Selain pengaspalan hotmix, pekerjaan juga mencakup pembangunan rabat beton di bahu jalan. Kombinasi konstruksi ini dirancang untuk memperkuat struktur jalan, menahan beban kendaraan berat, serta memperpanjang umur layanan, terutama pada wilayah yang kerap diguyur hujan.

“Secara umum tidak ada hambatan sosial. Warga bahkan menantikan pembangunan jalan ini sejak puluhan tahun lalu, sehingga dukungan masyarakat sangat kuat,” tambah Charles.

Di sepanjang ruas, beberapa warga tampak mengamati proses pekerjaan sebagai bentuk antusiasme terhadap pembangunan tersebut.

Hingga awal Desember, pengaspalan telah mencapai sekitar 600 meter. Pekerja menghampar hotmix menggunakan alat pencampur aspal portabel, sementara deretan truk pengangkut material menunggu giliran memasok campuran.

Secara keseluruhan, progres fisik pembangunan saat ini berada pada kisaran 40 persen. Meski cuaca tidak selalu bersahabat, badan jalan sepanjang beberapa kilometer telah dibentuk dan dipadatkan, menandakan pekerjaan berjalan sesuai rencana teknis.

Rampungnya proyek ini diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah pedalaman Kuat Nana, mempermudah akses permukiman dan lahan pertanian yang selama ini sulit dijangkau, sekaligus meningkatkan mobilitas hasil pertanian serta ekonomi keluarga.

Charles tetap optimistis target penyelesaian dapat tercapai. “Kami berpegang pada target optimistis. Dengan penambahan tenaga, alat, dan dukungan cuaca, kami yakin penyelesaian bisa dikejar,” tegasnya.

Jika semua tahapan berjalan lancar, akhir tahun ini warga dari Desa Eno Neontes hingga Desa Oof akan menikmati ruas jalan baru yang lebih layak, lengkap dengan drainase dan fondasi kuat untuk menghadapi perubahan cuaca. Proyek ini menjadi langkah penting pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup masyarakat TTS. (Yantho Sulabessy Gromang)

Pembangunan Ruas Kilobesa–Oof Dongkrak Akses Pedalaman TTS

Post Views: 249
Tags: Charles AngkiriwangPT. Nanda Karya Putra Pratama
Advertisement Banner
Previous Post

Pembangunan Ruas Kilobesa–Oof Dongkrak Akses Pedalaman TTS

Next Post

Jalan Silu–Oemofa Dipercepat, Warga: “Dulu Dua Jam, Sekarang 15 Menit”

michlaura

michlaura

Next Post
Jalan Silu–Oemofa Dipercepat, Warga: “Dulu Dua Jam, Sekarang 15 Menit”

Jalan Silu–Oemofa Dipercepat, Warga: “Dulu Dua Jam, Sekarang 15 Menit”

Discussion about this post

Iklan Sidebar

Arsip

Recent News

Sarah Leri Mboeik Desak Audit Terbuka Program MBG: Transparansi Dinilai Masih Lemah

Sarah Leri Mboeik Desak Audit Terbuka Program MBG: Transparansi Dinilai Masih Lemah

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Janji 365 Hari yang Terputus: Di Mana Jatah Gizi Anak Saat Libur?

Categories

  • Ekbis
  • Entertainment
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Konstruksi
  • Kupang Metro
  • Kupang Oelamasi
  • Nasional
  • NTT Ini Hari
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Polkam
  • Profil
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In