Kehadiran BuanaMart Siap Membantu Petani, UMKM dan Toko Offline di NTT

Kepala Kantor PT BBS Wilayah Provinsi NTT - Isyanto Ufi
banner 468x60

Kupang, inihari.co- BuanaMart resmi hadir di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai platform terpadu yang dirancang untuk membantu petani, UMKM, serta toko offline atau minimarket dalam mengelola penjualan, logistik, dan manajemen bisnis secara lebih efisien. Kehadiran BuanaMart menjadi jawaban atas tantangan rantai pasok yang selama ini kerap merugikan produsen maupun pelaku usaha kecil.

BuanaMart tidak hanya sekadar marketplace, melainkan sebuah ekosistem digital terintegrasi dari PT Buana Batara Suci (BBS) yang mewujudkan program Persatuan UMKM Indonesia (Perumkmindo). Melalui platform ini, petani terhubung langsung dengan pasar, toko memperoleh pasokan barang lebih mudah, dan UMKM memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan produk mereka.

“BuanaMart hadir untuk memangkas rantai distribusi yang panjang, sehingga petani mendapatkan harga lebih baik, toko mudah memperoleh stok, dan UMKM bisa menjangkau pasar lebih luas,” jelas Isyanto Ufi, Kepala Kantor PT BBS Wilayah Provinsi NTT, saat ditemui Kamis (04/09/2025).

Menurutnya, platform ini dilengkapi sejumlah fitur unggulan, mulai dari manajemen penjualan berbasis dashboard, layanan logistik dan distribusi terjadwal, hingga sistem pembayaran digital yang aman dan fleksibel. Petani dapat langsung menjual hasil panennya tanpa perantara, sementara toko atau minimarket bisa memesan barang dengan jaminan kualitas serta kecepatan distribusi.

Bagi UMKM, BuanaMart menawarkan dukungan berupa edukasi digitalisasi bisnis, pelatihan manajemen usaha, dan akses pasar yang lebih luas, baik lokal maupun nasional. Selain itu, BuanaMart juga menghadirkan analitik bisnis untuk memberikan wawasan mengenai tren permintaan pasar, produk terlaris, hingga proyeksi keuntungan, sehingga pelaku usaha dapat merancang strategi berbasis data.

Saat ini, BuanaMart telah membuka 22 kantor cabang di 22 kabupaten/kota di NTT dengan total 65 gerai yang siap beroperasi di sejumlah lokasi strategis. Langkah ini menandakan kesiapan penuh dalam membangun ekosistem perdagangan yang terintegrasi, mulai dari pengelolaan rantai pasok, distribusi hasil pertanian, hingga dukungan terhadap toko-toko ritel dan UMKM di seluruh wilayah.

“BuanaMart hadir bukan hanya sebagai platform digital, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi petani, pelaku UMKM, dan toko-toko lokal untuk tumbuh bersama. Kami ingin memastikan setiap produk dari NTT memiliki akses langsung ke pasar yang lebih luas dengan dukungan sistem modern,” ujar Isyanto Ufi.

Kehadiran BuanaMart diyakini mampu memberikan manfaat nyata, seperti meningkatkan kesejahteraan petani melalui harga yang lebih adil, membantu UMKM naik kelas lewat pemasaran digital, serta memastikan konsumen mendapatkan produk berkualitas dengan harga terjangkau.

“Dengan dukungan teknologi dan sistem distribusi yang terintegrasi, BuanaMart berkomitmen menjadi solusi inovatif untuk membangun ekosistem perdagangan yang lebih efisien, modern, dan saling menguntungkan,” pungkasnya. (Yantho Sulabessy Gromang)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *