
Jakarta, inihari.co – Partai berlambang banteng moncong putih, pada tanggal 8 April kemarin secara resmi membuka pintu pendaftaran bakal calon gubernur DKI.
Pendaftaran bakal calon gubernur untuk Pilgub DKI 2017 itu di buka PDIP secara luas termasuk memberi kesempatan bagi para kepala daerah potensial yang ingin maju di Pilgub DKI 2017 mendatang.
Seperti di lansir detikcom, Sabtu (9/4/2016), Wakil Ketua DPD PDIP Bidang Pemenangan Pemilu, Gembong Warsono mengatakan siapa saja kepala daerah potensial yang ingin maju ke Pilgub DKI 2017, dipersilahkan mendaftarkan diri melalui pintu PDIP.
“Mereka-mereka yang berkeinginan menjajal peruntungan maju lewat PDIP, bisa mengisi formulir pendaftaran bakal calon gubernur DKI di Kantor DPD PDIP DKI, Tebet, Jakarta Selatan. Syaratnya, bakal calon haruslah orang yang bebas narkoba,” kata Gembong yang juga anggota DPRD DKI.
“Pendaftaran tanpa dipungut biaya,” lanjutnya.
Ada beberapa kepala daerah yang dinilai media punya potensi. Mereka adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo, Bupati Bojonegoro Suyoto, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah, dan Wali Kota Malang Moch Anton.
Gembong mengatakan, bakal calon gubernur untuk Pilgub DKI 2017 yang mendaftar melalui pintu PDIP tidak harus kader PDIP. Namun nantinya cagub DKI yang dipilih PDIP haruslah mengakomodasi perjuangan PDIP. Karena, statusnya adalah sebagai usungan PDIP.
“Penyesuaian terhadap platform partai saja, yakni soal Jakarta mau dibawa ke mana. Dia punya kewajiban sebagai wakil partai di eksekutif, agar berkomitmen memperjuangkan apa yang diperjuangkan PDIP,” tutur Gembong.
Toh belum pasti juga proses penjaringan bakal cagub DKI itu menghasilkan tokoh yang akan diusung PDIP di Pilgub DKI 2017. Masih ada jalur lain, yakni jalur penugasan. Biasanya, kepala daerah yang ditunjuk PDIP untuk maju ke Pilgub DKI 2017 harus bersedia. Misalnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditunjuk PDIP maju ke DKI, maka harus mau.
“Kalau kader partai, mereka punya dua pintu menuju Pilgub DKI 2017. Pintu pendaftaran bakal cagub dan pintu penugasan. Penugasan itu biasanya pada saat detik-detik akhir, itu belum ada sampai sekarang,” kata Gembong.
Ia juga menjelaskan bahwa bakal calon yang mendaftar di PDIP, setelah mendaftar akan melewati proses selanjutnya. Proses itu adalah seleksi administrasi, psikotes, uji kepatutan dan kelayakan, survei internal PDIP, dan barulah kemudian ditentukan siapa yang cocok menjadi cagub DKI dari PDIP.
“Nantinya kita akan lakukan survei internal terlebih dahulu sebelum diputuskan,” kata Gembong. (Sumber: detik.com – dnu/tor/Hbb)
http://news.detik.com/berita/3183920/pdip-kepala-daerah-potensial-silakan-daftar-cagub-dki-ke-kami
http://news.detik.com/berita/3183943/pdip-cagub-dki-usungan-kami-tak-harus-jadi-kader




