Kupang, inihari.co- Wakil Ketua DPRD Kota Kupang dari Partai NasDem, Jabir Marola, menyerap aspirasi warga dalam Reses Tahap III Tahun Sidang 2025/2026 di wilayah RT 09/RW 03, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Sabtu (08/08/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih mereka hadapi di lingkungan tempat tinggal. Aspirasi yang muncul berkaitan dengan penerangan jalan hingga ketersediaan minyak tanah yang menjadi kebutuhan rumah tangga.
Warga RT 09/RW 03 meminta pemerintah memperbaiki tiga titik lampu jalan yang mati. Menurut warga, kondisi tersebut membuat sejumlah ruas lingkungan menjadi minim penerangan pada malam hari dan membutuhkan perhatian segera.
Aspirasi berikutnya datang dari RT 10/RW 03. Warga melaporkan terdapat empat titik lampu jalan yang juga tidak berfungsi. Mereka berharap kerusakan tersebut segera diperbaiki agar penerangan lingkungan kembali normal.
Selain persoalan lampu jalan, warga juga menyampaikan keluhan mengenai kelangkaan minyak tanah. Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk menjamin ketersediaan minyak tanah sehingga masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi aspirasi lampu jalan di RT 09/RW 03, Jabir mengatakan akan mengkoordinasikan persoalan tersebut dengan pemerintah dan instansi teknis terkait. Ia akan mendorong agar tiga titik lampu yang mati dapat diperiksa dan ditangani sesuai kondisi di lapangan.
Untuk keluhan warga RT 10/RW 03, Jabir juga menyatakan akan mengawal aspirasi tersebut. Ia berjanji akan meminta pemerintah agar empat titik lampu jalan yang dilaporkan mengalami kerusakan mendapat perhatian sehingga kebutuhan penerangan warga dapat segera ditindaklanjuti.
Sementara terkait kelangkaan minyak tanah, Jabir mengatakan persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak yang memiliki kewenangan. Menurut dia, pemerintah perlu memastikan distribusi berjalan baik agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan kelangkaan tidak terus berulang.
Jabir menegaskan, seluruh aspirasi tersebut tidak akan berhenti sebagai catatan dalam kegiatan reses. Ia akan membawa dan mengawal aspirasi warga melalui fungsi DPRD serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang disampaikan.
Bagi Jabir, reses merupakan bagian dari tanggung jawab wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Karena itu, persoalan tujuh titik lampu jalan yang mati dan kelangkaan minyak tanah akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan agar mendapat tindak lanjut yang nyata. (Yantho Sulabessy Gromang)




