Kupang, inihari.co- Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Hanura, Mokrianus Imanuel Lay, S.Sos., merealisasikan sejumlah aspirasi masyarakat yang disampaikan saat pelaksanaan Reses III Tahun 2026 di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja. Komitmen tersebut diwujudkan hanya sehari setelah reses digelar, dengan bantuan yang bersumber dari dana pribadi.
Reses III Tahun 2026 dilaksanakan pada Senin (03/08/2026) di dua lokasi berbeda, yakni wilayah RT 03 RW 01 dan RT 10 RW 03, Kelurahan Airnona. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak, mulai dari sarana pendukung pelayanan kesehatan hingga pembangunan akses jalan lingkungan.
Salah satu aspirasi datang dari kader Posyandu Anggrek Airnona yang meminta bantuan sarana dan prasarana pelayanan. Mereka mengusulkan penyediaan meja pelayanan serta alat pengukur tekanan darah untuk menunjang pelayanan kepada balita, ibu hamil, dan lanjut usia.
Permintaan tersebut langsung ditindaklanjuti. Pada Selasa (04/08/2026), Mokrianus menyerahkan bantuan berupa meja pelayanan dan alat pengukur tekanan darah kepada kader Posyandu Anggrek Airnona sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain memenuhi kebutuhan posyandu, Mokrianus juga merealisasikan permintaan warga terkait pembangunan jalan setapak sepanjang sekitar 150 meter. Bantuan yang diberikan berupa material bangunan, yakni pasir dan semen, untuk mendukung pengerjaan akses jalan tersebut.
Pembangunan jalan setapak itu dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat. Warga bersama-sama mengerjakan pembangunan dengan memanfaatkan material yang telah disalurkan sehingga akses jalan lingkungan diharapkan menjadi lebih baik dan nyaman digunakan.
Kader Posyandu Anggrek Airnona menyampaikan apresiasi atas kepedulian Mokrianus Lay yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat. Menurut mereka, bantuan tersebut akan sangat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga.
Ucapan terima kasih juga disampaikan warga yang menerima bantuan material pembangunan jalan. Mereka menilai perbaikan akses lingkungan menjadi kebutuhan penting karena akan mempermudah aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Mokrianus mengatakan dirinya berupaya memenuhi aspirasi yang memang dapat segera direalisasikan. Ia menjelaskan bahwa tidak semua kebutuhan masyarakat dapat dibiayai melalui dana reses karena penggunaannya memiliki ketentuan yang harus dipatuhi.
“Karena dana reses tidak mengakomodasi pengadaan bantuan seperti ini, maka saya berinisiatif menggunakan dana pribadi. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat, baik untuk meningkatkan pelayanan Posyandu maupun memperbaiki akses jalan lingkungan,” ujar Mokrianus. (Yantho Sulabessy Gromang)




