• Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
Kamis, Maret 12, 2026
  • Login
Ini Hari
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil
No Result
View All Result
Ini Hari
No Result
View All Result
Home Kupang Metro

Maju Wakil Walikota, Djainudin Lonek Siap Perhatikan Guru Sekami, Sekolah Minggu dan Pengajian

michlaura by michlaura
in Kupang Metro, Nasional, NTT Ini Hari, Polkam
0
Maju Wakil Walikota, Djainudin Lonek Siap Perhatikan Guru Sekami, Sekolah Minggu dan Pengajian

Anggota DPRD Kota Kupang 3 Periode, sekaligus Calon Wakil Walikota Kupang Periode 2024-2029 - Djainudin Lonek, S.H., M.H.

Share on Facebook Share
Share on Pinterest Pin it
Share on TwitterTweet
Send To Devices Send

Kupang, inihari.co- Anggota DPRD Kota Kupang 3 periode – Djainudin Lonek, S.H., M.H. menyatakan maju dalam perhelatan politik pemilihan kepala daerah Kota Kupang bulan November 2024 mendatang.

Digandeng figur yang juga mantan anggota DPRD Kota Kupang 3 periode yakni Ir. John Gf. Seran, M.M., Djainudin Lonek siap menjadi calon Wakil Walikota Kupang periode 2024-2029.

Djainudin Lonek yang ditemui di kantor DPRD Kota Kupang pada Jumat (05/04/2024), mengatakan, ada 3 program utama yang akan diusungnya sebagai calon Wakil Walikota yang wajib diakomodir John Seran jika nantinya mereka terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang.

Ketiga program tersebut antara lain, insentif bagi guru keagamaan informal, bantuan dana pemeliharaan tahunan untuk seluruh rumah ibadah di Kota Kupang, dan insentif bagi para petugas pembantu di setiap rumah ibadah.

Menurut Djainudin Lonek, insentif bagi guru keagamaan informal sangatlah penting diperhatikan sebab mereka yang mengajar di Sekolah Minggu, Serikat Kepausan Anak-anak dan Remaja Misioner (Sekami) dan juga di Pengajian, telah membantu membentuk karakteristik keimanan seorang anak secara baik sehingga anak-anak tidak mudah terjerumus dalam hal-hal negatif.

“Sejak indonesia merdeka sampai hari ini belum ada yang berpikir tentang kesejahteraan dari para guru keagamaan informal. Oleh karena itu jika TUHAN berkenan dan masyarakat mendukung maka kami siap hadirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang insentif bagi mereka sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi terhadap jasa dalam membentuk karakteristik keimanan anak-anak yang baik,” katanya.

Dikatakan, hampir setiap hari institusi Kepolisian berbicara tentang penekanan angka kriminalitas. Namun hal itu hanya bisa terwujud jika karakteristik keimanan seseorang sudah terbentuk sejak dini semasa kanak-kanak sehingga bisa memproteksi dirinya untuk tidak melakukan kejahatan.

Terkait program bantuan dana pemeliharaan tahunan untuk seluruh rumah ibadah di Kota Kupang, Djainudin Lonek menjelaskan, ide itu muncul sesuai fenomena kenyataan di lapangan yakni selama ini seluruh rumah ibadah di Kota Kupang bahkan di seluruh Indonesia dibangun berdasarkan subsidi jemaat. Negara tidak pernah membangun rumah ibadah baik itu Gereja Katolik, Gereja Protestan, Masjid, Pura, Vihara, maupun Klenteng.

Oleh karena itu, jika terpilih maka dirinya akan melakukan langkah visioner dengan meminta seluruh rumah ibadah yang ada di Kota Kupang terkoneksi secara baik sehingga pemerintah nantinya sekali dalam setiap tahun wajib mengucurkan anggaran pemeliharaan bagi setiap rumah ibadah yang ada di Kota Kupang.

Untuk program ketiga, Djanudin menjelaskan, sudah menjadi tugas negara dalam hal ini daerah agar mengatur semua tatanan kehidupan bermasyarakat termasuk bagi para petugas pembantu di setiap rumah ibadah, baik itu Koster Gereja, Marbot Masjid, maupun petugas lainnya di masing-masing rumah ibadah.

“Koster Gereja dan Marbot Masjid, mereka selama ini bekerja tulus hanya untuk melayani TUHAN serta membantu para umat agar dapat beribadah dengan lancar. Ketika kita masih tidur mereka sudah membunyikan lonceng Gereja, Adzan, dan lain-lain, untuk mengingatkan waktu beribadah. Namun sampai hari ini mereka terlupakan,” ujarnya.

Oleh sebab itu perlu ada perhatian berupa insentif khusus bagi mereka, lanjutnya.

Djainudin Lonek mengaku, pada dasarnya konsep berpikirnya sederhana. Jika setiap tahun ada anggaran untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan dan lain sebagainya, maka harusnya 3 persoalan yang diusungnya itu juga tidak boleh terlupakan.

Selain ketiga program strategis yang diusungnya secara khusus, Djainudin lonek juga mengatakan akan memperhatikan nasib dan kesejahteraan tenaga honorer di Kota Kupang secara baik.

“Saya sudah 15 tahun jadi anggota DPRD Kota Kupang sehingga saya mengetahui dan memahami secara jelas persoalan yang dihadapi oleh para tenaga honorer. Mereka bekerja dengan nasib tidak tentu di mana setiap saat bisa saja diberhentikan karena hanya sebagai tenaga kontrak. Untuk itu saya bersama calon Walikota – John Seran siap perjelas nasib mereka,” katanya.

Jika uang pensiun bagi para honorer tidak dimungkinkan, menurut Djainudin, minimal harus ada kerjasama antara pemerintah dengan para entrepreneur sehingga para honorer berpeluang memiliki rumah yang dibayar dengan cara tanggung renteng antara pemerintah dengan pekerja honorer.

Entrepreneur sendiri adalah seorang yang menciptakan sebuah bisnis dengan menghadapi risiko dan ketidakpastian yang bertujuan untuk mencapai laba serta pertumbuhan melalui pengidentifikasian peluang-peluang melalui kombinasi sumber daya yang diperlukan untuk mendapatkan manfaat.

Terkait kesiapan untuk maju sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota, Djainudin Lonek mengungkapkan, akan maju lewat jalur independen. Di bawah koordinator Livingston A. Ratu Kadja selaku Ketua Tim Pemenangan, saat ini masing-masing tim sedang bekerja keras untuk memenuhi syarat yang ditetapkan undang-undang.

“Saya sementara sudah mengumpulkan sebanyak 21 ribu KTP dari 27 ribu yang disyaratkan. Saya yakin kami bisa sebab calon Walikota saya – John Seran bersama timnya juga terus mengumpulkan KTP dan sudah mencapai 11 ribu KTP. Kami pada dasarnya siap, dan di tanggal 5 Mei 2024 mendatang akan memasukkannya ke KPU. KTP yang kami kumpulkan adalah real diberikan sebagai bentuk dukungan dari masyarakat,” ujarnya.

Yang terpenting bagi Djainudin Lonek saat ini adalah membangun Kota Kupang dengan semangat kebersamaan. Bersama John Seran, Djanudin ingin menghilangkan paradigma negatif masyarakat tentang status sosial dan agama seseorang termasuk para calon pimpinan daerah.

Djainudin menceritakan, seorang peraih nobel asal india bernama Amartya Sen pernah menulis buku berjudul Politic Of Identity tentang politik identitas bahwa amerika serikat butuh waktu 400 tahun untuk mempunyai Presiden Kulit Hitam yang ayahnya adalah seorang muslim Kenya dan ayah tirinya muslim Indonesia. Presiden itu adalah Barack Obama. Sebelumnya Amerika didominasi oleh politik identitas, dan untuk keluar dari lingkaran tersebut, Barack Obama perlu membangun relasi batin yang baik dengan masyarakat dan membutuhkan waktu yang sangat-sangat panjang.

“Bagi saya dan calon Walikota – John Seran, kami sudah berkolaborasi di DPRD Kota Kupang selama 15 tahun. Masing-masing dari kami sudah membangun relasi batin yang baik dengan para warga Kota Kupang di berbagai segmen, sehingga saya ingin sampaikan ke seluruh masyarakat Kota Kupang bahwa kami akan maju mencalonkan diri sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang periode 2024-2029,” tegasnya.

Djaninudin juga menerangkan, dirinya bersama calon Walikota – John Seran siap meneruskan seluruh program positif dari Walikota-Walikota sebelumnya, baik milik Walikota – S. K. Lerik, Walikota – Daniel Adoe, Walikota – Jonas Salean dan Jefri Riwu Kore. Semua hal yang baik akan diakomodir menjadi sebuah kekuatan untuk melanjutkan pembangunan di Kota Kupang. (Yantho Sulabessy Gromang)

Post Views: 2,735
Tags: Calon Walikota KupangDjainudin Lonek
Advertisement Banner
Previous Post

BKKBN Perwakilan Provinsi NTT Gelar Rakerda Bangga Kencana Tahun 2024

Next Post

Banyak Orang Muda Tenggelam Dalam Politik Karena Tidak Diberi Ruang Oleh Partai

michlaura

michlaura

Next Post
Banyak Orang Muda Tenggelam Dalam Politik Karena Tidak Diberi Ruang Oleh Partai

Banyak Orang Muda Tenggelam Dalam Politik Karena Tidak Diberi Ruang Oleh Partai

Discussion about this post

Iklan Sidebar

Arsip

Recent News

Gas LPG Tembus Rp400 Ribu Jelang Hari Raya, Randi Daud Kecam Pembiaran Pemkot Kupang dan Soroti Peran SPPG MBG

Gas LPG Tembus Rp400 Ribu Jelang Hari Raya, Randi Daud Kecam Pembiaran Pemkot Kupang dan Soroti Peran SPPG MBG

Reses Ikhsan Darwis di Oesapa: Drainase Tersumbat, Jalan ke Pasar Rusak, Sampah Menumpuk

Randi Daud Soroti Rencana Pemberhentian Ribuan PPPK di Kota Kupang

Categories

  • Ekbis
  • Entertainment
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Konstruksi
  • Kupang Metro
  • Kupang Oelamasi
  • Nasional
  • NTT Ini Hari
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Polkam
  • Profil
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • NTT Ini Hari
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Polkam
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Wisata
  • Profil

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In