“Berikan Kami Ruang, Maka Akan Kami Tunjukan”

Zamantha Karen (Pict by Zamantha Karen)
banner 468x60
Zamantha Karen (Pict by Zamantha Karen)
Zamantha Karen (Pict by Zamantha Karen)

Kupang, inihari.co– “Berikan kami ruang untuk berekspresi, berkarya, serta hak yang sama sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), maka kami akan menunjukan kepada semua, bahwa kami juga memiliki potensi untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara Indonesia tercinta”

Hal ini dikatakan Zamantha Karen, salah seorang waria asal Kota Kupang, saat diwawancarai pada hari Kamis (20/11/2014) terkait persoalan “diskriminasi” yang sering dihadapi oleh kaum Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT) di lingkungan masyarakat, maupun dalam tatanan birokrasi di Indonesia.

Karen mengatakan, pada dasarnya kaum LGBT, khususnya para waria, tidak pernah mengharapkan sesuatu yang berlebihan atau bermuluk-muluk, karena sebenarnya yang mereka harapkan hanyalah rasa ingin dihargai sebagai manusia pada umumnya.

Selain itu, “para waria juga menginginkan agar hak mereka sebagai WNI, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar tahun 1945 (UUD 45), bahwa seluruh WNI memiliki kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan, dapat direalisasikan secara baik”.

Menurut Zamantha Karen yang akrab dipanggil oleh teman-temannya dengan nama “Mama Karen”, selama ini kaum waria sering mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dan terasa tidak adil, baik dilingkungan masyarakat maupun sistem birokrasi pemerintahan. Sedangkan para waria pada umumnya tidak pernah mengganggu, menyakiti, maupun merugikan siapa pun. Selain itu, diantara para waria juga terdapat banyak yang memiliki latar belakang pendidikan yang baik, yang berpotensi membangun bangsa, jika tidak dibelenggu untuk berkembang.

“Kami merasa sering didiskriminasi, serta dijadikan obyek kekerasan, baik pada aspek fisik, psikis, seksual, ekonomi, dan budaya. Sedangkan pilihan hidup sebagai waria yang dijalani saat ini bukanlah hal yang mudah. Jadi kami minta agar masyarakat, jangan melihat perbedaan yang ada sebagai suatu kekurangan yang harus disingkirkan”, kata Karen.

Dia menjelaskan, saat ini banyak waria yang telah mengambil keputusan untuk mengsejahterakan diri sendiri, dengan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di dalam diri. Oleh karena itu, pemerintah maupun masyarakat diharapkan untuk dapat lebih memberikan kebebasan berekspresi dan bersaing dalam segala hal, agar SDM Indonesia, khususnya Kota Kupang dapat ditingkatkan secara maksimal.

Dirinya juga memberikan apresiasi bagi Forum maupun Lembaga yang selama ini telah membantu, membimbing, serta memberitahukan kepada semua, bahwa kaum LGBT memang ada, dan merupakan bagian dari kehidupan manusia yang tak dapat dipisahkan, namun dapat dirangkul untuk saling melengkapi di dalam perbedaan. (Mich)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *