{"id":8392,"date":"2026-06-24T22:33:57","date_gmt":"2026-06-24T15:33:57","guid":{"rendered":"https:\/\/inihari.co\/?p=8392"},"modified":"2026-09-17T01:33:54","modified_gmt":"2026-09-16T18:33:54","slug":"sensus-ekonomi-2026-di-kupang-libatkan-289-petugas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inihari.co\/?p=8392","title":{"rendered":"Sensus Ekonomi 2026 di Kupang Libatkan 289 Petugas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kupang, inihari.co-<\/strong> Pemerintah Kota Kupang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kota Kupang. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (24\/06\/2026), ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Kepala BPS Kota Kupang Ivadia Elmina Patola dan unsur Forkopimda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala BPS Kota Kupang Ivadia Elmina Patola mengatakan Sensus Ekonomi merupakan kegiatan statistik terbesar di bidang ekonomi yang dilaksanakan secara nasional setiap 10 tahun. Sensus Ekonomi 2026 ditujukan untuk menghasilkan gambaran mengenai seluruh kegiatan ekonomi sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Kota Kupang, pelaksanaan sensus melibatkan 289 petugas. Mereka terdiri atas 255 petugas pendata lapangan dan 34 petugas pemeriksa lapangan yang akan melakukan pendataan di enam kecamatan dan 51 kelurahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendataan telah dimulai sejak 15 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung sekitar 2,5 bulan hingga 31 Agustus 2026. Sasaran pendataan mencakup bangunan, keluarga, serta kegiatan usaha dari berbagai sektor ekonomi yang berada di wilayah Kota Kupang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wali Kota Kupang Christian Widodo mengatakan keberadaan data yang akurat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Menurut dia, kebijakan yang tepat membutuhkan informasi yang menggambarkan kondisi masyarakat dan aktivitas ekonomi secara nyata di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau kita tidak tahu keluarga miskin ada di mana, masyarakat yang membutuhkan bantuan ada di mana, lansia ada di kelurahan mana, maka kita akan kesulitan membuat program yang tepat sasaran. Semua itu bermula dari data yang baik,\u201d kata Christian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, Christian meminta masyarakat memberikan informasi secara jujur, benar, dan lengkap kepada petugas sensus. Ia juga menegaskan bahwa data yang dikumpulkan akan dijaga kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga masyarakat tidak perlu ragu saat memberikan keterangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Christian juga memberikan perhatian khusus kepada para petugas sensus yang bekerja langsung di lapangan. Menurut dia, petugas tidak hanya berperan sebagai pencatat informasi, tetapi menjadi penghubung antara kebutuhan pembangunan dengan kondisi masyarakat yang ditemukan melalui proses pendataan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Kota Kupang, kata Christian, telah menerbitkan instruksi kepada camat, lurah, RT, dan RW untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pemerintah juga akan menyampaikan surat edaran kepada pelaku usaha dan masyarakat agar menerima petugas serta memberikan informasi yang diperlukan untuk menghasilkan data ekonomi yang berkualitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pencanangan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang Ignasius Repelita Lega, para pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah, serta petugas sensus. Christian mengajak seluruh pihak mendukung proses pendataan karena hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu sumber informasi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan Kota Kupang. <strong>(Yantho Sulabessy Gromang)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, inihari.co- Pemerintah Kota Kupang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang mencanangkan pelaksanaan Sensus <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=8392\" title=\"Sensus Ekonomi 2026 di Kupang Libatkan 289 Petugas\" itemprop=\"url\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-kupang"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8392"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8392\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8425,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8392\/revisions\/8425"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8392"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=8392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}