{"id":8241,"date":"2026-08-13T21:48:50","date_gmt":"2026-08-13T14:48:50","guid":{"rendered":"https:\/\/inihari.co\/?p=8241"},"modified":"2026-08-13T23:55:59","modified_gmt":"2026-08-13T16:55:59","slug":"forsa-desak-kkj-ntt-dan-aji-kupang-tarik-pernyataan-soal-jurnalisme-sampah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inihari.co\/?p=8241","title":{"rendered":"FORSA Desak KKJ NTT dan AJI Kupang Tarik Pernyataan soal \u201cJurnalisme Sampah\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kupang, inihari.co-<\/strong> Forum Jurnalis Anti Kriminalisasi (FORSA) menilai organisasi profesi pers tidak boleh digunakan untuk membela kepentingan individu maupun kelompok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koordinator FORSA <strong>Patrick Padeng<\/strong> mengatakan, sikap tersebut menjadi dasar pihaknya mengecam pernyataan Koalisi Keadilan untuk Jurnalis (KKJ) NTT dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kupang yang dinilai mencederai semangat kemerdekaan pers.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">FORSA terutama mempersoalkan pernyataan berjudul \u201cStop Pembodohan Publik! Tolak Jurnalisme Sampah dan Pemberitaan Pembunuhan Karakter.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut FORSA, pernyataan itu berpotensi menggeser persoalan dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan individu menjadi persoalan jurnalistik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, FORSA mendesak KKJ NTT dan AJI Kupang menarik pernyataan sikap tersebut.<\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=8234\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Berita sebelumnya: <span style=\"color: #3366ff;\">Pernyataan Sikap KKJ NTT &amp; AJI Kupang<\/span><\/strong><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=8223\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Berita sebelumnya: <span style=\"color: #3366ff;\">Disaat Penjaga Etika Kehilangan Jarak: Sebuah Catatan untuk AJI Kupang dan KKJ NTT<\/span><\/strong><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">FORSA juga meminta kedua organisasi itu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh insan pers.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan organisasi profesi pada fungsi utamanya: menjaga kebebasan dan keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">FORSA mengingatkan, kerja jurnalistik memiliki koridor hukum dan etik yang jelas. Karena itu, publik diminta terus mendukung sekaligus mengawal praktik jurnalistik profesional berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">FORSA juga mendorong seluruh organisasi profesi pers menjaga independensi dari intervensi kepentingan individu maupun kelompok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Organisasi profesi, kata Patrick, harus berdiri untuk melindungi jurnalis dari tekanan dan upaya kriminalisasi, bukan justru terseret ke dalam kepentingan tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan sikap tersebut dikeluarkan FORSA pada Kamis (13\/08\/2026) dengan satu seruan: \u201cStop Kriminalisasi Pers.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>(Yantho Sulabessy Gromang)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, inihari.co- Forum Jurnalis Anti Kriminalisasi (FORSA) menilai organisasi profesi pers tidak boleh digunakan untuk <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=8241\" title=\"FORSA Desak KKJ NTT dan AJI Kupang Tarik Pernyataan soal \u201cJurnalisme Sampah\u201d\" itemprop=\"url\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8243,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,13,1],"tags":[912,914,911,915],"newstopic":[],"class_list":["post-8241","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-kupang","category-nasional","category-nttinihari","tag-aliansi-jurnalis-independen","tag-forum-jurnalis-anti-kriminalisasi","tag-komite-keselamatan-jurnalis","tag-patrick-padeng"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8241"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8241\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8270,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8241\/revisions\/8270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8241"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=8241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}