{"id":8201,"date":"2026-08-09T19:11:29","date_gmt":"2026-08-09T12:11:29","guid":{"rendered":"https:\/\/inihari.co\/?p=8201"},"modified":"2026-08-09T20:08:54","modified_gmt":"2026-08-09T13:08:54","slug":"reservoir-tak-berfungsi-warga-fatukoa-desak-pemerintah-bertindak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inihari.co\/?p=8201","title":{"rendered":"Reservoir Tak Berfungsi, Warga Fatukoa Desak Pemerintah Bertindak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kupang, inihari.co-<\/strong> Warga RT 19\/RW 06, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, mempertanyakan reservoir yang telah dibangun di dekat Kantor Lurah Fatukoa tetapi hingga kini belum beroperasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, saluran pipa menuju reservoir tersebut disebut telah terpasang. Warga meminta pemerintah menjelaskan penyebab fasilitas itu belum dapat dimanfaatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persoalan air bukan satu-satunya aspirasi yang disampaikan warga kepada Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang, <strong>Jemari Yoseph Dogon, S.E.<\/strong>, dalam kegiatan reses di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga juga mengeluhkan kelangkaan minyak tanah. Mereka berharap pemerintah memastikan kebutuhan energi rumah tangga itu tersedia dan terdistribusi secara merata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalah penerangan jalan turut menjadi perhatian. Warga meminta lampu jalan yang rusak segera diperbaiki untuk mendukung keamanan dan aktivitas masyarakat pada malam hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1002291550_11zon.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8204\" src=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1002291550_11zon.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1002291550_11zon.jpg 1600w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1002291550_11zon-200x112.jpg 200w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1002291550_11zon-300x170.jpg 300w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1002291550_11zon-768x432.jpg 768w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1002291550_11zon-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/a>Di sektor infrastruktur, warga mengusulkan perbaikan sejumlah ruas jalan menggunakan konstruksi lapen. Mereka juga meminta peningkatan jalan lapen menjadi hotmix pada ruas yang membutuhkan kualitas jalan lebih baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga juga menyoroti wacana pengenaan pajak terhadap pemilik sumur bor. Mereka berharap kebijakan tersebut dikaji secara proporsional dan agar memberi dampak positif bagi pemerintah dan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dogon menilai berbagai persoalan tersebut menunjukkan masih adanya kebutuhan dasar warga yang harus mendapat perhatian pemerintah. Karena itu, aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti pada forum reses.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai wakil rakyat, Dogon menyatakan akan membawa aspirasi tersebut ke DPRD Kota Kupang untuk dikawal sesuai kewenangan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah agar persoalan teknis dapat segera dicarikan solusi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dogon berharap pemerintah tidak hanya mencatat keluhan warga, tetapi memastikan adanya tindak lanjut yang terukur. Bagi dia, keberhasilan reses bukan terletak pada banyaknya aspirasi yang dihimpun, melainkan pada sejauh mana aspirasi itu dapat diperjuangkan menjadi kebijakan dan tindakan nyata. <strong>(Yantho Sulabessy Gromang)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, inihari.co- Warga RT 19\/RW 06, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, mempertanyakan reservoir yang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=8201\" title=\"Reservoir Tak Berfungsi, Warga Fatukoa Desak Pemerintah Bertindak\" itemprop=\"url\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8203,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[349],"newstopic":[],"class_list":["post-8201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-kupang","tag-jemari-yoseph-dogon"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8201"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8206,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8201\/revisions\/8206"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8203"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8201"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=8201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}