{"id":6534,"date":"2025-04-25T16:37:40","date_gmt":"2025-04-25T09:37:40","guid":{"rendered":"http:\/\/inihari.co\/?p=6534"},"modified":"2025-04-25T16:37:40","modified_gmt":"2025-04-25T09:37:40","slug":"bedah-frasa-ayo-bangun-ntt-menteri-kebudayaan-sebut-tagline-tersebut-jadi-momentum-untuk-membangun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inihari.co\/?p=6534","title":{"rendered":"Bedah Frasa Ayo Bangun NTT, Menteri Kebudayaan Sebut Tagline Tersebut Jadi Momentum Untuk Membangun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kupang, inihari.co-<\/strong> Ayo Bangun NTT merupakan tagline penting bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tagline tersebut sangat tepat dengan gaya kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang baru; menjadi momentum untuk membangun, bukan sekedar infrastruktur fisik namun juga bagi pelestarian budaya yang berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini dikatakan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (RI) &#8211; Fadli Zon saat membuka seminar nasional &#8220;Membedah Frasa Ayo Bangun NTT&#8221; yang digelar oleh <strong>Forum Pemuda NTT<\/strong> pada Jumat, 25 April 2025 di Harper Hotel Kupang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Fadli Zon yang juga hadir sebagai narasumber utama dalam seminar, mengatakan, seminar Membedah Frasa Ayo Bangun NTT bisa menjadi sarana bagi mahasiswa dan pelajar serta seluruh elemen masyarakat dalam menyatukan pemikiran dan visi untuk membangun NTT.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita harapkan dari seminar ini para pemuda, mahasiswa dan pelajar yang hadir dalam seminar bisa meresapi dan memiliki frekuensi yang sama tentang kesadaran untuk membangun NTT dari berbagai bidang masing-masing,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fadli Zon, Provinsi NTT memiliki potensi yang besar untuk maju dan berkembang sebab memiliki sumber daya alam serta budaya yang sangat beragam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Provinsi NTT memiliki potensi yang sangat besar, baik di sektor pangan, energi dan juga budaya. Ini harus diinventarisasi, dikembangkan dan dimanfaatkan untuk masyarakat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gubernur Provinsi NTT &#8211; Melkiades Laka Lena selaku keynote speaker atau pembicara kunci dalam seminar tersebut, mengatakan, tagline &#8220;Ayo Bangun NTT&#8221; bukan hanya sekedar slogan namun menjadi ajakan bagi seluruh warga dan Diaspora NTT di seluruh dunia untuk bersama-sama membangun NTT agar keluar dari stigma negatif yang sering dilekatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya mengapresiasi langkah Forum Pemuda NTT yang telah menjahit potensi Diaspora NTT untuk pembangunan NTT.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Semoga dengan seminar ini bisa membuka yang penting untuk membedah demi pembangunan NTT yang lebih hebat lagi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk diketahui, ikut hadir sebagai narasumber dalam seminar nasional &#8220;Membedah Frasa Ayo Bangun NTT&#8221; diantaranya, Rektor Universitas Katolik Widia Mandira Kupang &#8211; Pater Philipus Tule tentang kebijakan publik untuk pembangunan NTT, Prof Jhonson Dethan tentang pendidikan bertema &#8220;NTT Cerdas NTT maju&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hadir juga Dirjen KP2MI tentang Pekerja Migran Indonesia, dan Bobby Pitoby tentang potensi unggulan yang menjadi prime mover ekonomi NTT. <strong>(*\/Yantho Sulabessy Gromang)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, inihari.co- Ayo Bangun NTT merupakan tagline penting bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tagline <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=6534\" title=\"Bedah Frasa Ayo Bangun NTT, Menteri Kebudayaan Sebut Tagline Tersebut Jadi Momentum Untuk Membangun\" itemprop=\"url\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6535,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,13,1],"tags":[749,745],"newstopic":[],"class_list":["post-6534","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-kupang","category-nasional","category-nttinihari","tag-fadli-zon","tag-forum-pemuda-ntt"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6534","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6534"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6534\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6536,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6534\/revisions\/6536"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6534"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=6534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}