{"id":5981,"date":"2024-04-01T01:56:51","date_gmt":"2024-03-31T18:56:51","guid":{"rendered":"http:\/\/inihari.co\/?p=5981"},"modified":"2024-04-01T02:11:33","modified_gmt":"2024-03-31T19:11:33","slug":"pjn-2-bpjn-ntt-bangun-dinding-penahan-tanah-di-ruas-jalan-motaain-motamasin-yang-rawan-longsor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inihari.co\/?p=5981","title":{"rendered":"PJN 2 &#8211; BPJN NTT Bangun Dinding Penahan Tanah di Ruas Jalan Mota\u2019ain &#8211; Motamasin Yang Rawan Longsor"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kupang, inihari.co-<\/strong> Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) wilayah 2, terus melakukan penanganan pada ruas jalan di wilayah kerja mereka yang mengalami kerusakan akibat longsor di musim hujan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini setidaknya ada 5 paket yang sementara dikerjakan oleh PJN 2 BPJN NTT pada ruas jalan Sabuk Merah sektor timur yang menghubungkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota\u2019ain kabupaten Belu dan PLBN Motamasin kabupaten Malaka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari 5 paket yang dikerjakan, terdapat 2 paket Preservasi dan 3 paket penanganan longsor yang menjadi fokus kerja PJN 2 di tahun anggaran 2024 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paket preservasi sendiri adalah pekerjaan berupa perbaikan, pencegahan, serta upaya untuk memperlambat kerusakan jalan. Sementara paket penanganan longsor dikerjakan dengan metode mechanically stabilized earth (MSE) wall yakni pembuatan dinding penahan tanah (DPT) dengan pasangan batu serta beton dan bored pile atau pondasi tiang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk 3 paket penanganan longsor, 2 paket merupakan single years contract (SYC) atau pekerjaan dengan kontrak tahun tunggal dan 1 paket multi years contract (MYC) atau pekerjaan dengan kontrak tahun jamak.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5982\" aria-describedby=\"caption-attachment-5982\" style=\"width: 1500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-28-Desa-Bauho-Tasifeto-Timur.-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-5982\" src=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-28-Desa-Bauho-Tasifeto-Timur.-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"844\" srcset=\"https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-28-Desa-Bauho-Tasifeto-Timur.-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu.jpg 1500w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-28-Desa-Bauho-Tasifeto-Timur.-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-300x169.jpg 300w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-28-Desa-Bauho-Tasifeto-Timur.-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-28-Desa-Bauho-Tasifeto-Timur.-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-768x432.jpg 768w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-28-Desa-Bauho-Tasifeto-Timur.-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-750x422.jpg 750w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-28-Desa-Bauho-Tasifeto-Timur.-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-1140x641.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-5982\" class=\"wp-caption-text\">Kilometer 28, Desa Bauho &#8211; Tasifeto Timur. Penanganan longsor dengan konstruksi DPT Pasangan Batu<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zulkifli Arif selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2\u00a0 yang menangani pekerjaan, saat diwawancarai di Kupang pada Selasa (26\/03\/2024), mengatakan, penanganan longsor pada ruas jalan Sabuk Merah sektor timur sepanjang 180 kilometer di kabupaten Belu hingga Malaka tahun anggaran 2024 sebanyak 35 titik. MYC atau kontrak tahun jamak akan menangani 20 titik, sementara SYC atau kontrak tahun tunggal menangani 15 titik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMYC dan SYC longsoran yang ditangani tahun 2024 ini totalnya 35 titik dengan biaya sebesar 165 miliar rupiah. Dari total tersebut, 105 miliar rupiah diantaranya diperuntukan pada penanganan longsor MYC,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini progres pekerjaan untuk SYC yang penandatanganan kontraknya dilakukan pada bulan Februari lalu telah mencapai 5 persen. Sesuai target akan selesai pada Desember 2024 nanti sesuai waktu yang ditentukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara untuk pekerjaan MYC yang sudah dilakukan sejak 2023 lalu, progresnya kini mencapai 43 persen, dan ditargetkan selesai pada Agustus 2024 mendatang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5983\" aria-describedby=\"caption-attachment-5983\" style=\"width: 1500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-36-Desa-Sarabau-Tasifeto-Timur-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-5983\" src=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-36-Desa-Sarabau-Tasifeto-Timur-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"844\" srcset=\"https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-36-Desa-Sarabau-Tasifeto-Timur-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu.jpg 1500w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-36-Desa-Sarabau-Tasifeto-Timur-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-300x169.jpg 300w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-36-Desa-Sarabau-Tasifeto-Timur-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-36-Desa-Sarabau-Tasifeto-Timur-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-768x432.jpg 768w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-36-Desa-Sarabau-Tasifeto-Timur-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-750x422.jpg 750w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Kilometer-36-Desa-Sarabau-Tasifeto-Timur-Penanganan-longsor-dengan-konstruksi-DPT-Pasangan-Batu-1140x641.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-5983\" class=\"wp-caption-text\">Kilometer 36, Desa Sarabau &#8211; Tasifeto Timur, Penanganan longsor dengan konstruksi DPT Pasangan Batu<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, Lukman selaku K3 pada PT. Batara Jaya Indoteknik, yakni perusahaan pemenang tender yang mengerjakan paket MYC longsoran Mota\u2019ain \u2013 Motamasin, saat ditemui di Atambua, kabupaten Belu pada Sabtu (23\/03\/2024), mengatakan, pihaknya telah bekerja sejak bulan Juli 2023.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, kendala yang sering dihadapi adalah curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan longsor pada akses jalan menuju lokasi kerja. Selain itu, hujan juga merusak pekerjaan yang sedang mereka lakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tangani 20 titik longsor. Penanganannya ada yang menggunakan metode konstruksi DPT pasangan batu, ada juga dengan konstruksi DPT pemasangan beton dan bored pile,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lukman mengaku, sesuai target maka pekerjaan penanganan longsor yang dikerjakan PT. Batara Jaya Indoteknik di ruas jalan Sabuk Merah sektor timur sepanjang Mota\u2019ain &#8211; Motamasin tersebut akan selesai pada Agustus 2024 mendatang. <strong>(Yantho Sulabessy Gromang)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, inihari.co- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Pelaksanaan Jalan Nasional <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=5981\" title=\"PJN 2 &#8211; BPJN NTT Bangun Dinding Penahan Tanah di Ruas Jalan Mota\u2019ain &#8211; Motamasin Yang Rawan Longsor\" itemprop=\"url\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5984,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[658,13,1],"tags":[334],"newstopic":[],"class_list":["post-5981","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-konstruksi","category-nasional","category-nttinihari","tag-bpjn-ntt"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5981","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5981"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5981\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5986,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5981\/revisions\/5986"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5981"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5981"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5981"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=5981"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}