{"id":4810,"date":"2022-02-08T15:04:08","date_gmt":"2022-02-08T08:04:08","guid":{"rendered":"http:\/\/inihari.co\/?p=4810"},"modified":"2022-02-08T15:04:08","modified_gmt":"2022-02-08T08:04:08","slug":"gubernur-minta-pssi-ntt-dibangun-dengan-paradigma-peradaban-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inihari.co\/?p=4810","title":{"rendered":"Gubernur Minta PSSI NTT Dibangun dengan Paradigma Peradaban Baru"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_4812\" aria-describedby=\"caption-attachment-4812\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Bersama-Usai-Pertemuan.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4812\" src=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Bersama-Usai-Pertemuan.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Bersama-Usai-Pertemuan.jpg 1000w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Bersama-Usai-Pertemuan-300x150.jpg 300w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Bersama-Usai-Pertemuan-768x384.jpg 768w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Bersama-Usai-Pertemuan-660x330.jpg 660w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Foto-Bersama-Usai-Pertemuan-995x498.jpg 995w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-4812\" class=\"wp-caption-text\">Foto Bersama Usai Pertemuan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kupang, inihari.co-<\/strong> Pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepemimpinan Christian Mboeik, pada Senin (07\/02\/2022), berkunjung ke kantor Gubernur NTT, dan diterima langsung oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedatangan Asprov PSSI NTT tersebut dalam rangka persiapan dan rencana pelantikan Asprov PSSI NTT yang direncanakan digelar Selasa (08\/02\/2022) di aula El Tari Kupang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan, PSSI NTT harus dibangun dengan paradigma baru, sebab semua institusi beserta manusia yang ada di dalamnya terus menuju ke peradaban yang inklusif, yakni memiliki sikap terbuka, humanis, toleran, mau menerima orang lain dan bebas dari kekerasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut dikatakan, Asprov PSSI NTT harus tampil beda dengan organisasi olahraga yang lain agar kinerja\u00a0 perubahan\u00a0 dan pembaharuan paradigma olahraga sepakbola di NTT sebagai media persemaian paradigma peradaban yang tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peradaban tinggi yang dimaksudkan adalah sepak bola haruslah menampilkan seni bermain bola yang baik, bukan sebagai ajang tarung fisik, tarung berkelahi atau tarung permusuhan. Sepak bola harus menjadi pertanding yang melibatkan kematangan peradaban para pemain dan pelatihnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya ingin menyaksikan permainan sepak bola dengan kultur dan peradaban yang tinggi karena penampilan bermain bola yang indah dan seni,\u201d ujar Gubernur VBL.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Gubernur Viktor, dirinya mengenal banyak sekali jenis olahraga dan organisasi olahraga di level nasional maupun internasional, yakni diantaranya organisasi dan pengurus sepak bola Barca di Barcelona dan Valencia di Spanyol. Organisasi level internasional nantinya bisa ajak diskusi sebagai sahabat pencinta sepak bola.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gubernur Viktor juga menghimbau Asprov NTT untuk mendorong maksimal seluruh para pemain di berbagai pelosok Nusa Tenggara Timur, agar terus meningkatkan kapasitas dan ilmu bermain bola sehingga sanggup mengeksplorasi seluruh kemampuan individual dalam satu formasi tim yang serasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangan baru main lima belas menit, lalu diikuti baku pukul hanya karena yang disepak bukan lagi bola, melainkan kaki orang, lalu berkelahi. Kemudian berkelahi tidak lagi hanya antar para pemain, malah meluas menjadi perkelahian antar penonton dan suporter. Ini memperlihatkan peradaban sepak bola kita masih rendah,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu Ketua Asprov PSSI NTT, Christian Mboeik mengatakan terkait lapangan sepak bola. Menurutnya, lapangan sepak bola saat ini memang tersedia di hampir semua kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Tetapi kualitas lapangan masih belum memadai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu, Christian Mboeik mengaku, selama kepengurusannya\u00a0pada 4 tahun ke depan, dia akan fokus mengurus konsolidasi organisasi serta pembinaan sepakbola dan pembenahan lapangan agar para calon pemain sepakbola dapat melakukan latihan dan pertandingan sesuai standar-strandar minimal. <strong>(*\/Yantho Sulabessy Gromang)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, inihari.co- Pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nusa Tenggara Timur <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=4810\" title=\"Gubernur Minta PSSI NTT Dibangun dengan Paradigma Peradaban Baru\" itemprop=\"url\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4812,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[448],"newstopic":[],"class_list":["post-4810","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-asprov-pssi-ntt"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4810"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4810\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4813,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4810\/revisions\/4813"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4810"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=4810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}