{"id":1077,"date":"2014-12-16T06:51:28","date_gmt":"2014-12-16T06:51:28","guid":{"rendered":"http:\/\/inihari.co\/?p=1077"},"modified":"2015-03-21T20:15:28","modified_gmt":"2015-03-21T20:15:28","slug":"polisi-australia-akhiri-penyanderaan-di-sydney","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inihari.co\/?p=1077","title":{"rendered":"Polisi Australia Akhiri Penyanderaan di Sydney"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_1078\" aria-describedby=\"caption-attachment-1078\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/sandera-australia.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1078\" src=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/sandera-australia.jpg\" alt=\"Seorang sandera yang terluka diangkut petugas medis setelah polisi Australia menyerbu kafe Lindt di Sydney Selasa (16\/12) dini hari, mengakhiri penyanderaan seharian sejak Senin pagi\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/sandera-australia.jpg 1024w, https:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/sandera-australia-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1078\" class=\"wp-caption-text\">Seorang sandera yang terluka diangkut petugas medis setelah polisi Australia menyerbu kafe Lindt di Sydney Selasa (16\/12) dini hari, mengakhiri penyanderaan seharian sejak Senin pagi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>inihari.co &#8211;<\/strong> Polisi Australia menyerbu kafe di Sydney Selasa (16\/12) dini hari, mengakhiri penyanderaan seharian di mana sejumlah orang dijadikan tawanan oleh seorang pria bersenjata.<br \/>\nAparat keamanan Australia yang mengenakan baju taktis terlihat di sekitar Lindt Chocolat Cafe, kemudian memasuki kafe yang terletak di distrik pusat bisnis Sydney itu Selasa (16\/12) dini hari.<br \/>\nTayangan langsung dari lokasi kejadian merekam serentetan suara tembakan dan cahaya menyilaukan sebelum beberapa orang dibawa keluar bangunan yang berada di Martin Place itu.<br \/>\nBeberapa orang dibawa dengan tandu. Petugas tanggap darurat terlihat melakukan kompresi dada terhadap satu orang di luar kafe itu. Belum ada laporan yang dikukuhkan mengenai jumlah korban.<br \/>\nSebelumnya dilaporkan, semakin banyak sandera yang berhasil melarikan diri dari kafe Lindt di Sydney, di mana krisis penyanderaan berlangsung sejak Senin pagi.<br \/>\nTayangan langsung dari lokasi kejadian menunjukkan polisi membantu tiga perempuan keluar dari garis batas polisi setelah serentetan dentuman keras dan di sekitar Lindt Chocolat Cafe di distrik pusat bisnis di Sydney.<br \/>\nSeorang lainnya yang juga sandera tampak terbaring di luar kafe itu, sementara petugas tanggap darurat melakukan kompresi dada dan lebih banyak lagi petugas medis yang tiba di lokasi kejadian.<br \/>\nBeberapa orang dibawa dengan tandu.<br \/>\nKomisaris Kepolisian negara bagian New South Wales Andrew Scipione menolak menyebut situasi itu sebagai aksi teroris, tetapi ia memperkirakan krisis itu dapat berlangsung beberapa hari.<br \/>\nSementara, Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengatakan insiden tersebut mungkin bermotif politik.<br \/>\nPolisi Australia melaporkan lelaki yang mereka yakini menyandera sejumlah orang sejak Senin pagi itu adalah imigran asal Iran, Man Haron Monis.<br \/>\nMan Haron Monis dikenal sebagai Manteghi Bourjerdi sebelum mengganti namanya. Ia mulai dikenal masyarakat lewat selebaran yang dikirimnya kepada keluarga tentara Australia yang tewas di Afghanistan, di mana ia mengecam tindakan tentara tersebut. Haron juga terlibat dalam pembunuhan bekas istrinya tahun 2013. (voaindonesia.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>inihari.co &#8211; Polisi Australia menyerbu kafe di Sydney Selasa (16\/12) dini hari, mengakhiri penyanderaan seharian <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/inihari.co\/?p=1077\" title=\"Polisi Australia Akhiri Penyanderaan di Sydney\" itemprop=\"url\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1079,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1077\/revisions\/1079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1077"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=1077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}