ini Hari Flashnews
Home » Kupang Metro » Petani Fatukoa Binaan Melki Laka Lena dan Mohammad Ansor Lakukan Panen Raya

Petani Fatukoa Binaan Melki Laka Lena dan Mohammad Ansor Lakukan Panen Raya

Foto Bersama Dewan Kota Zeyto Ratuarat, Dewan Provinsi Mohammad Ansor, Walikota Jefri Riwu Kore dan Dewan Kota Yusuf Abjena di Lokasi Panen Raya

Kupang, inihari.co- Para Kelompok Tani (Poktan) binaan Anggota DPR RI dari Partai Golkar – Emanuel Melkiades Laka Lena dan Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) – Mohammad Ansor, pada Jumat – 08 April 2024 melakukan panen raya bersama di lahan pertanian mereka, dengan dihadiri oleh Walikota Kupang – Jefirstson Riwu Kore didampingi langsung oleh Mohammad Ansor.

Ikut hadir dalam kegiatan panen raya tersebut, anggota DPRD Kota Kupang dari partai Golkar – Zeyto Ratuarat dan anggota DPRD Kota Kupang dari partai Perindo – Yusuf Abjena.

Mohammad Ansor saat diwawancarai di lokasi panen milik kelompok tani Nisa Naikeba, mengatakan, dirinya akan terus memperhatikan segala hal yang menjadi kebutuhan dari para petani di Kelurahan Fatukoa dan Kelurahan Naioni, Kota Kupang.

Segala kekurangan yang belum bisa diakomodir oleh pemerintah Kota Kupang akibat keterbatasan anggaran, dijanjikan Ansor akan diupayakannya agar diintervensi oleh pemerintah Provinsi NTT melalui APBD. Selain itu, kebutuhan petani di Kota Kupang dan NTT pada umumnya juga diakui akan diperjuangkan untuk diintervensi pemerintah pusat melalui dana APBN, yang diperjuangkan oleh Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena.

“Pada dasarnya saya siap mendukung semua yang menjadi kebutuhan para petani di Kota Kupang khususnya di Fatukoa dan Naioni. Sebab wilayah Fatukoa dan Naioni sudah menjadi harapan kita sebagai daerah lumbung untuk pasokan hortikultura dan pangan di Kota Kupang,” kata Ansor.

Salah satu hal yang akan menjadi perhatian untuk diperjuangkannya adalah pembangunan akses jalan masuk menuju sentra usaha pertanian yang ada. Dirinya mengaku siap memperjuangkan agar pemerintah provinsi melalui APBD provinsi dapat mengintervensi anggaran demi pembangunan jalan di lokasi-laksi tersebut.

“Tentunya semua perjuangan itu akan dilakukan berdasarkan usulan dari Walikota Kupang ke pemerintah Provinsi NTT,” ujarnya.

Untuk tahun 2022, melalui APBD Provinsi, di Fatukoa telah dibangun embung dan pembagian sejumlah traktor tangan bagi petani.

Ketua kelompok tani Nisa Naikeba – Dikson Adornatus Anu mengatakan, selama ini kegiatan pertanian yang dilakukan sejumlah kelompok tani di Fatukoa dan Naioni tidak terlepas dari perhatian dan kontribusi Anggota DPR RI dari Partai Golkar – Emanuel Melkiades Laka Lena dan Anggota DPRD Provinsi NTT – Mohammad Ansor.

Hal itu menurutnya dapat dibuktikan dari adanya bantuan sumur bor dan baju kelompok yang diberikan oleh Emanuel Melkiades Laka Lena, serta bantuan pupuk dan bibit yang diberikan Mohammad Ansor.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena dan Bapak Mohammad Ansor atas perhatian yang diberikan selama ini. Kami harap perhatian tersebut dapat terus diberikan agar kami juga bisa memanfaatkannya demi peningkatan hasil pertanian di Fatukoa dan Naioni,” katanya.

Lebih lanjut Dikson mengatakan, pertanian di wilayah Fatukoa dan Naioni sampai saat ini masih belum maksimal akibat terkendala ketersediaan air. Lahan tidur masih terlalu banyak, namun air sangat sedikit sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pertanian.

“Kami masih membutuhkan penambahan embung, sumur bor, traktor besar, pupuk, obat-obatan pertanian serta bibit untuk memaksimalkan hasil pertanian kami. Sampai hari ini kami masih mengolah lahan menggunakan cara tradisional yakni dicangkul,” ungkapnya.

Untuk diketahui, khsusus tanaman padi ladang wilayah Fatukoa saat ini hanya dikelola di total lahan seluas 79 hektar milik petani yang tergabung dalam 24 kelompok tani. Hasil panen setiap tahun hanya mencapai 387 ton gabah yang hanya bisa menghasilkan sekitar 215 ton beras per tahun. (Yantho Sulabessy Gromang)