ini Hari Flashnews
Home » Kupang Metro » Reses Adolof Hun, Warga Minta Perbaikan Dinding Tembok Bantaran Kali Oebobo

Reses Adolof Hun, Warga Minta Perbaikan Dinding Tembok Bantaran Kali Oebobo

Anggota DPRD Kota Kupang – Adolof Hun, S.Sos saat lakukan Reses di Kelurahan Oebobo

Kupang, inihari.co- Dalam Reses yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang – Adolof Hun, S.Sos pada Selasa (22/02/2022) di Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT), warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan umum yang dinilai perlu untuk diperjuangkan. Salah satunya adalah, harapan agar adanya perbaikan dinding tembok sepanjang bantaran kali Oebobo oleh pemerintah Kota Kupang.

Blasius Undur, warga RT 24 RW 11 Kelurahan Oebobo, mengatakan, saat ini banyak dinding tembok sepanjang bantaran kali Oebobo, mulai dari wilayah jembatan Kampung Sabu hingga wilayah jembatan Jalan Nangka yang telah mengalami kerusakan. Banyak dinding yang jebol. Kerusakan itu menurutnya terus bertambah setiap tahun ketika musim hujan.

“Jika tidak diperbaiki maka ditakutkan dinding kali akan semakin tergerus dan hancur sehingga bisa menyebabkan kali meluap dan menimbulkan longsor yang nantinya merusaki halaman dan rumah-rumah warga,” katanya.

Blasius juga mengatakan, pada aliran kali tepatnya di belakang pekuburan di Oebobo, air telah menggerus tanah menjadi dalam dan berlubang. Untuk itu diharapkan adanya penimbunan sekaligus lantainisasi dasar kali pada wilayah untuk menghindari terjadinya longsor atau ambruknya kuburan.

Dalam reses tersebut, warga yang hadir juga meminta Adolof Hun sebagai Wakil Rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tentang kebutuhan lampu jalan. Sebab menurut warga, banyak lampu jalan di wilayah RT 34 dan RT 37 yang mengalami kerusakan atau tidak menyala lagi. Wilayah yang gelap akibat tidak adanya penerangan lampu jalan tersebut, diakui warga sering dimanfaatkan oleh para pemuda untuk berkumpul dan sering terjadi keributan.

Warga juga meminta adanya pengadaan setapak di sejumlah wilayah untuk menghubungkan wilayah yang satu dengan wilayah lain. Mereka juga meminta adanya pembuatan lubang resapan air di sejumlah titik untuk menghindari terjadinya genangan pada wilayah legong atau dataran rendah.

Ada juga warga yang meminta penertiban kandang babi di sepanjang bantaran kali. Sebab keberadaan kandang babi tersebut diakui sudah sangat mengganggu warga dengan aroma yang tidak sedap, dan dikhawatirkan bisa mengganggu kesehatan warga.

Menanggapi segala permintaan tersebut, Adolof Hun mengatakan siap memperjuangkan seluruh aspirasi itu dalam sidang mendatang. Dirinya dengan tegas mengaku akan memasukan semua permintaan warga Oebobo dalam laporan resesnya, untuk selanjutnya dibahas bersama pemerintah Kota Kupang dalam sidang nanti.

“Untuk persoalan dinding kali, saya sebelumnya bersama pihak dari Dinas PUPR Kota Kupang sudah sempat mengsurvei untuk nantinya diperbaiki. Namun akibat keterbatasan dana yang dimiliki pemerintah Kota Kupang karena adanya direfocusing di masa Pandemi Covid-19, maka perbaikan dinding kali saat itu ditunda,” kata Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Kupang tersebut.

Untuk persoalan lampu jalan, di hadapan para warga, Adolof Hun memastikan akan segera mengganti bola-bola lampu jalan yang telah rusak atau hilang agar bisa dinyalakan. Dirinya berjanji, karena kebutuhan akan penerangan jalan di waktu malam sudah menjadi kebutuhan yang urgen, maka dirinya siap melakukan pengadaan bola lampu secara sukarela demi terciptanya kenyamanan bagi masyarakat.

Politisi asal Partai Pan itu juga berjanji akan kembali mengusulkan pembangunan Kantor Lurah Oebobo yang baru, agar pelayanan bagi masyarakat Oebobo bisa lebih maksimal. (Yantho Sulabessy Gromang)