ini Hari Flashnews
Home » Kupang Metro » Pentingnya Pelayanan Posyandu Bagi Masyarakat, Zeyto Ratuarat Bantu Pemenuhan Fasilitas

Pentingnya Pelayanan Posyandu Bagi Masyarakat, Zeyto Ratuarat Bantu Pemenuhan Fasilitas

Zeyto Ratuarat Saat Melakukan Kunjungan Sekaligus Memberikan Bantuan

Kupang, inihari.co- Keberadaan Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu di tengah masyarakat memang sangat penting demi memantau sekaligus memberikan beragam edukasi mengenai kesehatan anak, ibu hamil, ibu menyusui dan para orang tua lanjut usia atau Lansia.

Melalui Posyandu, anak, ibu hamil, ibu menyusui dan Lansia bisa mendapat informasi tentang gizi serta pendeteksian dini bila terdapat kelainan pada kesehatan mereka. Sehingga, mereka pun bisa mendapat penanganan kesehatan yang lebih lanjut sedini mungkin.

Sadar akan hal itu, Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, SH, di sela-sela kesibukannya sebagai wakil rakyat, terus memberikan perhatian dan bantuan langsung bagi sejumlah Posyandu di Kota Kupang, baik berupa pemenuhan fasilitas yang tidak menjadi kewenangan pemerintah maupun memperjuangkan kesejahteraan para kader Posyandu agar menjadi perhatian serius pemerintah.

Pada Kamis, 12 Agustus 2021, Zeyto Ratuarat mengunjungi para kader Posyandu Lansia Flamboyan dan Posyandu Balita Sodamolek di wilayah RW 2 Kelurahan Lasiana. Kedatangannya sekaligus untuk menyerahkan bantuan alat kesehatan (Alkes) berupa 2 alat penimbang badan dan 2 alat pengukur tekanan atau tensi darah.

Dalam kesempatan itu Zeyto Ratuarat mengatakan bahwa memang untuk pemenuhan fasilitas dan kebutuhan dalam pelayanan Posyandu menjadi kewenangan pemerintah melalui instansi teknis. Namun sebagai wakil rakyat, dirinya juga akan berupaya membantu memenuhi segala hal yang dibutuhkan oleh Posyandu, baik bagi Posyandu Balita maupun Posyandu Lansia.

“Intinya yang menjadi kewenangan pemerintah tidak akan saya intervensi. Namun apa yang tidak tersentuh oleh pemerintah, itu yang akan saya bantu,” katanya.

Menurut Zeyto, saat ini perhatian pemerintah terhadap kader Posyandu memang masih minim. Hal itu disebabkan oleh keterbatasan keuangan APBD yang dimiliki, serta kurangnya komunikasi dewan dengan pemerintah terkait peningkatan pemenuhan kebutuhan dasar Posyandu.

“Namun Saya pastikan bahwa kami Fraksi Golkar akan perjuangkan hal ini. Sahabat saya Alfred Djami Mila di Komisi 4 yang berhubungan dengan kesehatan termasuk Posyandu akan membawa hal ini untuk dibicarakan di tingkat Komisi, yang selanjutnya akan dibahas bersama di tingkat badan anggaran (Banggar) dan paripurna mendatang,” lanjut Zeyto.

Ketua RW 02 Kelurahan Lasiana, Yunus Foeh yang hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, mengatakan, berterima kasih atas semua yang sudah dilakukan Zeyto Ratuarat bagi Posyandu di lingkungannya.

Dirinya berpesan agar Zeyto Ratuarat mau terus memperhatikan seluruh kebutuhan masyarakat Lasiana, baik di bidang kesehatan, perikanan, layanan air bersih, infrastruktur jalan, hingga penerangan jalan untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah.

“Khusus untuk Posyandu. Di sini mereka tidak memiliki fasilitas yang memadai. Timbangan dan alat tensi darah yang mereka miliki adalah hasil pinjaman. Sehingga, dengan adanya bantuan dari Zeyto maka akan sangat bermanfaat,” katanya.

Yunus Foeh juga menyinggung soal insentif. Dirinya mengungkapkan bahwa Kader Posyandu Lansia Flamboyan dan Posyandu Balita Sodamolek  dalam setahun hanya mendapat insentif sebesar 4 juta 500 ribu per Posyandu. Dana yang minim kemudian harus dibagi secara rata bagi tujuh kader di masing-masing Posyandu, untuk selanjutnya digunakan sehemat mungkin melayani masyarakat selama satu tahun.

“Jadi satu tahun mereka dapat insentif senilai 4 juta 500 ribu rupiah. Dibagi tujuh kader, masing-masing kader mendapat insentif pelayanan senilai 642 ribu rupiah per tahun atau 53 ribu 500 rupiah per bulan,” ujarnya sembari mengaku sedih bercampur bangga dengan niat tulus dan perjuangan yang sudah dilakukan oleh ibu-ibu dalam melakukan pelayanan melalui Posyandu.

Sementara itu, Yuliana Fatu yang adalah salah satu kader Posyandu Kelurahan Lasiana, kepada Zeyto, kembali meminta bantuan pemenuhan sejumlah fasilitas yang dinilai sangat dibutuhkan oleh Posyandu Lansia Flamboyan dan Posyandu Balita Sodamolek.

Fasilitas yang dinilai kurang dan dibutuhkan keberadaannya itu antara lain, timbangan bayi, timbangan berdiri, kursi dan meja.

“Kami Posyandu Sodamolek ada 63 Balita. Setiap bulan yang hadir itu 63 ibu. Belum lagi ditambah ibu hamil. Kasian, terlalu banyak yang berdiri sekian lama untuk antri timbang anak. Belum lagi kader kurang fasilitas meja yang berlaci. Semua data Posyandu tidak memiliki tempat penyimpanan yang baik dan memadai. Untuk itu kami harapkan Bapak Zeyto bisa memperjuangkan hal ini kepada pemerintah untuk segera diperhatikan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Zeyto mengaku siap memperjuangkan semuanya itu, baik soal insentif untuk kesejahteraan kader Posyandu, maupun upaya pemenuhan seluruh kebutuhan Posyandu di Kelurahan Lasiana dan di Kota Kupang pada umumnya.

“Semua yang disampaikan akan menjadi perhatian serius saya sebagai pribadi. Saya bersama fraksi Golkar DPRD Kota Kupang juga akan diperjuangkan hal tersebut melalui pembahasan di tingkat Komisi maupun dalam sidang-sidang lain bersama pemerintah. Saya sebagai pribadi juga akan mengkomunikasikan hal ini secara langsung dengan Pak Walikota agar bisa menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya. (Yantho Sulabessy Gromang)