Bahlil Sebut Poster Munaslub Golkar Hoaks, Singgung Pihak yang Ingin Adu Domba Internal Partai

banner 468x60

Partai Golkar, inihari.co- Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa poster yang menginformasikan rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar merupakan hoaks. Ia menilai penyebaran flyer tersebut sebagai upaya pihak tertentu untuk membuat kegaduhan dan memancing konflik di internal partai.

Poster yang beredar di media sosial itu memuat ajakan menyukseskan Munaslub dengan tema “Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo”. Dalam materi tersebut, nama Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung dicantumkan sebagai calon ketua umum.

Flyer itu juga mencantumkan jadwal pelaksanaan Munaslub pada Minggu (29/11/2026) di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara. Namun, Bahlil secara tegas membantah kebenaran informasi tersebut.

“Dan seiring dengan itu, ada juga flyer hoaks itu. Yang mau bikin macam-macam itu loh. Abu Leke kelas tinggi lagi,” ujar Bahlil dalam agenda pelantikan DPD I Partai Golkar Maluku, Sabtu (7/11/2026), sebagaimana diberitakan KompasTV.

Bahlil mengaku telah mengetahui pihak-pihak yang menurutnya berada di balik penyebaran informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mudah dipengaruhi oleh berbagai isu yang sengaja dimunculkan untuk menciptakan kegaduhan.

“Saya sudah tahu orang-orang itu. Saya sudah tahu. Kalian pikir saya orang kampung, enggak ngerti. Aku paham. Om paham, om paham sekali,” katanya.

Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengingatkan pihak-pihak yang dinilainya berusaha mengadu domba sesama anak bangsa agar tidak bermain-main dengan situasi tersebut.

“Saya ingatkan kepada saudara-saudara saya yang mencoba mengadu domba sama anak bangsa, hati-hati. Kau jangan coba-coba main-main. Om tahu caranya. Dinda kan sudah tahu caranya,” tegas Bahlil.

Pernyataan Bahlil tersebut memperkuat bantahan terhadap isu Munaslub yang mencatut nama Ahmad Doli sebagai calon penggantinya. Sebelumnya, Doli juga telah membantah keterlibatannya dalam penyebaran poster tersebut dan memastikan hubungannya dengan Bahlil tetap berjalan baik.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji turut menyebut informasi dalam flyer itu sebagai kabar bohong. Dengan demikian, tiga petinggi Partai Golkar, yakni Bahlil, Doli, dan Sarmuji, telah menyampaikan bantahan terhadap isu Munaslub yang beredar.

Mereka menegaskan bahwa dinamika dan urusan kepemimpinan partai harus berjalan sesuai mekanisme organisasi, bukan melalui penyebaran poster dan informasi yang belum terbukti kebenarannya.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *