Gubernur NTT Lantik Enam Pejabat, Theresia Florentina Pimpin Bapperida

Kupang, inihari.co- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt., melantik dan mengambil sumpah/janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (UPTD SPAM) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

Pelantikan berlangsung pada Jumat (11/09/2026) dan dihadiri Wakil Gubernur NTT Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Johanis Asadoma, M.Hum., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan DPRD, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov NTT.

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mendapatkan penugasan baru berdasarkan Keputusan Gubernur NTT Nomor 816.2.1/142/BKD.4.2 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi NTT Tahun 2026.

Theresia Maria Florentina, SE., M.Ec.Dev., yang sebelumnya menjabat Sekretaris pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), dilantik sebagai Kepala Bapperida Provinsi NTT.

Stefania Tunga Boro, S.Pi., MM., sebelumnya Sekretaris pada Dinas Kelautan dan Perikanan, dipercaya menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT.

Selanjutnya, Yosef Maria Ronaldus Amapiran, S.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Anggaran pada Badan Keuangan Daerah, dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT.

Drs. Naftaly Stevenson Huky, M.Pub.Pol., sebelumnya Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bapperida, mendapat tugas sebagai Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi NTT.

Sementara itu, Yohanes Abrianto Kore, SSTP, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Protokol pada Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah, dilantik sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi NTT.

Selain pejabat pimpinan tinggi pratama, Gubernur NTT juga mengangkat Erasmus Jogo, SE., MM., sebagai Kepala UPTD Sistem Penyediaan Air Minum pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi NTT untuk periode 2026-2031. Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur NTT Nomor 346/KEP/HK/2026.

Dalam sambutannya, Emanuel Laka Lena menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya warga NTT yang menjadi korban penembakan oleh kelompok bersenjata di Papua Barat. Ia juga menyampaikan keprihatinan dan duka cita atas bencana yang terjadi di wilayah Flores.

Gubernur meminta para pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan baik dan menjadikan jabatan sebagai tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.

“Bangun komunikasi dan sinergi yang baik, baik di internal pemerintahan maupun dengan seluruh pemangku kepentingan,” kata Emanuel.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antar-OPD agar program pemerintah daerah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Emanuel juga meminta seluruh pejabat mengedepankan pelayanan publik dan bekerja dengan sepenuh hati. Menurut dia, keberadaan pemerintah harus dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Layani masyarakat dengan sepenuh hati. Jabatan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia berharap para pejabat yang dilantik segera bekerja sesuai tugas dan kewenangan masing-masing serta memperkuat koordinasi dalam mendukung agenda pembangunan Provinsi NTT. (Yantho Sulabessy Gromang)

Pos terkait