Oelamasi, inihari.co- Bupati Kabupaten Kupang, Yosef Lede, S.H., menegaskan komitmennya untuk mendorong daerah yang dipimpinnya menuju swasembada pangan melalui penguatan sektor pertanian. Langkah ini dilakukan dengan menetapkan sejumlah wilayah prioritas serta memperjuangkan dukungan dari pemerintah pusat, termasuk bantuan bibit jagung dalam skala besar.
Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Selain untuk meningkatkan produksi pangan, program ini juga diarahkan untuk mendongkrak kesejahteraan petani lokal.
Dalam keterangannya, Bupati Yosef Lede menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah berupaya keras menjalin komunikasi dan lobi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan bantuan bibit jagung sebanyak 1.500 ton. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi stimulus bagi petani untuk meningkatkan produktivitas di berbagai wilayah.
“Kita lagi berjuang agar petani-petani dibantu oleh pemerintah agar lahan mereka dapat dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi sekaligus untuk mendukung program Bapak Presiden terkait ketahanan pangan,” ujar Yosef Lede, Senin (08/06/2026).
Adapun wilayah-wilayah yang menjadi prioritas pengembangan pertanian meliputi kawasan Amarasi, Takari, Fatuleu, Kupang Timur, dan Sulamu. Daerah-daerah ini dinilai memiliki potensi lahan yang luas serta kondisi agroklimat yang mendukung untuk pengembangan komoditas unggulan seperti jagung, padi, dan hortikultura.
Pemerintah Kabupaten Kupang juga berencana mengintegrasikan program bantuan ini dengan pendampingan teknis kepada petani. Pendampingan tersebut mencakup penyuluhan pertanian, penggunaan teknologi sederhana, hingga manajemen hasil panen agar lebih bernilai ekonomis.
Dengan adanya bantuan bibit jagung sebanyak 1.500 ton, pemerintah berharap distribusi dapat menjangkau kelompok tani di seluruh wilayah prioritas. Hal ini penting agar manfaat program dapat dirasakan secara merata, sekaligus mendorong peningkatan produksi secara signifikan dalam waktu relatif singkat.
Lebih jauh, Bupati Yosef Lede menargetkan agar Kabupaten Kupang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah sendiri, tetapi juga berkontribusi terhadap pasokan pangan di tingkat provinsi hingga nasional. Target ini sejalan dengan program nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan dan program makan bergizi bagi masyarakat.
Selain jagung, pemerintah daerah juga akan mendorong diversifikasi tanaman pangan untuk mengurangi ketergantungan pada satu komoditas. Langkah ini dinilai penting dalam menjaga stabilitas ekonomi petani serta ketahanan pangan jangka panjang.
Dukungan infrastruktur pertanian seperti irigasi, akses jalan usaha tani, serta fasilitas penyimpanan hasil panen juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu menekan biaya produksi dan distribusi, sehingga meningkatkan daya saing hasil pertanian Kabupaten Kupang.
Partisipasi aktif masyarakat, khususnya para petani, menjadi kunci keberhasilan program ini. Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan peluang yang ada demi kemajuan sektor pertanian.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Kabupaten Kupang optimistis dapat mewujudkan swasembada pangan dalam beberapa tahun ke depan. Upaya ini tidak hanya menjadi solusi atas tantangan pangan, tetapi juga sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Yantho Sulabessy Gromang)
