Kupang, inihari.co- Kepedulian lintas iman kembali ditunjukkan Anggota DPRD Kota Kupang dari Daerah Pemilihan Alak, Yafet Yeferson Horo, melalui penyerahan satu ekor sapi kurban kepada umat Muslim di Kelurahan Namosain, Selasa (26/5/2026) sore. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Imam Masjid Nurul Mubien Namosain, Abdulkadir Maliasen, didampingi panitia kurban.
Penyerahan yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu menjadi simbol nyata kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang. Yafet hadir secara langsung, menyapa warga, sekaligus menyerahkan hewan kurban dengan penuh kehangatan.
Dalam kesempatan itu, Yafet Yeferson Horo menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud komitmen untuk merawat nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Ini adalah bentuk kebersamaan kita sebagai sesama warga Kota Kupang. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan untuk saling berbagi,” ujar Yafet.
Lebih jauh, ia berharap bantuan tersebut dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat penerima, terutama mereka yang membutuhkan, serta mempererat hubungan sosial yang selama ini telah terjalin baik di Namosain.
Sementara itu, Imam Masjid Nurul Mubien Namosain, Abdulkadir Maliasen, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepedulian yang ditunjukkan Yafet Yeferson Horo. Ia menilai, sikap toleransi seperti ini sangat penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Bapak Yafet. Ini adalah contoh nyata bagaimana toleransi dan saling menghormati antarumat beragama terus dijaga dengan baik,” ujar Abdulkadir.
“Jika memungkinkan, kami akan berupaya agar pembagian ini bisa menjangkau seluruh umat yang ada, sehingga kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan bersama,” katanya.
Penyerahan sapi kurban tersebut dinilai turut memperkuat identitas Kelurahan Namosain sebagai wilayah dengan tingkat toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang tinggi di Kota Kupang.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang kerap muncul, langkah kecil namun bermakna seperti yang dilakukan Yafet Yeferson Horo menjadi pengingat bahwa harmoni dapat terus dirawat melalui aksi nyata, dimulai dari kepedulian dan niat tulus untuk berbagi. (Yantho Sulabessy Gromang)
