Kupang, inihari.co- Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Purwadi Arianto, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, terpadu, dan responsif melalui Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang.
Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke MPP Kota Kupang, di mana ia meninjau langsung capaian pelayanan, inovasi, serta berbagai penghargaan yang telah diraih pemerintah daerah.
“Saya datang untuk melihat pelayanan, capaian kerja, dan penghargaan yang diterima. Apa yang saya lihat adalah hasil kerja keras Pemkot Kupang dalam memberi pelayanan bagi masyarakat,” ujar Purwadi.
Ia menilai sistem pelayanan terpadu yang dibangun mampu meningkatkan kepercayaan publik, karena berbagai kebutuhan administrasi masyarakat dapat diselesaikan dalam satu lokasi.
“Cara Pemkot merespons kebutuhan publik dan kerja cepat yang dilakukan membuat masyarakat lebih percaya. Di satu tempat ini, semua kebutuhan bisa diurus dan diselesaikan,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang berjalan efektif di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang, Christian Widodo. Ia menegaskan, masyarakat pada dasarnya hanya menginginkan dua hal utama dari pemerintah: pelayanan yang baik dan tidak dipersulit dalam mengakses layanan.
“Ada dua hal yang diharapkan masyarakat. Pertama, dilayani dengan baik. Kedua, jika ada masalah tidak dipersulit. Pemkot Kupang mampu menjawab itu melalui inovasi dan kreativitas,” tegasnya.
Purwadi bahkan menilai pelayanan yang diberikan telah mencakup seluruh fase kehidupan masyarakat.
“Pemkot Kupang telah berupaya maksimal melayani masyarakat sejak lahir hingga tutup usia,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan publik yang dibangun mencerminkan komitmen melayani sepenuh hati dengan menempatkan masyarakat sebagai prioritas utama, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup warga.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa setiap pemimpin akan mengakhiri masa jabatannya, sehingga penting meninggalkan warisan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat.
“Tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi pemimpin. Ketika dipercaya, maka memberikan pelayanan maksimal adalah hal utama. Pemimpin harus meninggalkan jejak yang menjadi pedoman,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Kementerian PAN-RB terhadap pengembangan pelayanan publik di daerahnya.
“Kami mengapresiasi kunjungan Pak Wamen yang memberikan dukungan sekaligus arahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui MPP,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu arahan yang segera ditindaklanjuti adalah penguatan layanan “Curhat Bestie” melalui kolaborasi dengan Polda NTT, khususnya dalam pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Kami akan berkolaborasi dengan Polda NTT, khususnya melibatkan Polwan untuk mendampingi korban KDRT agar ada perlindungan lebih bagi ibu dan anak,” jelasnya.
Christian juga menyebut Pemerintah Kota Kupang akan menerima dukungan program dari Kementerian PAN-RB guna memperkuat pelayanan publik ke depan.
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat menghadirkan pelayanan yang semakin prima bagi masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya. (*)
