Kupang, inihari.co- Pekerjaan rekonstruksi jalan di Kecamatan Maulafa terus dikebut. Salah satu titik yang tengah digarap berada di RT 07 RW 03 Kelurahan Maulafa, dengan panjang konstruksi 250 meter menggunakan anggaran APBD Kota Kupang. Selain peningkatan badan jalan, proyek ini juga mencakup pembangunan drainase sepanjang 279 meter untuk meningkatkan kapasitas saluran air di wilayah yang kerap mengalami banjir musiman. Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 60 persen.
Pengawas lapangan, Vendy, menjelaskan bahwa cuaca menjadi hambatan utama di lokasi RT 07 RW 03. Tingginya intensitas hujan membuat aliran air sulit dialihkan, bahkan beberapa kali menimbulkan genangan hingga banjir kecil sebelum surut. Selain itu, sempitnya jalan menyulitkan mobilitas armada pengangkut material.
Warga sekitar menyambut baik pengerjaan infrastruktur tersebut. Yoneta Lake, warga RT 07 RW 03, mengatakan bahwa selama bertahun-tahun masyarakat harus melakukan perbaikan darurat secara mandiri dengan menimbun jalan menggunakan tanah putih.
“Kalau hujan lebat, jalan ini susah dilalui. Setiap tahun air kupas badan jalan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan warga lain, Bimo Seo, yang menilai proyek tersebut sebagai perubahan yang telah lama ditunggu warga. “Kami sudah lama menantikan perbaikan ini. Semoga setelah selesai, akses keluar-masuk kampung lebih lancar dan aktivitas warga tidak terhambat lagi,” ujarnya.
Dengan demikian, masih tersisa tujuh segmen yang kini dalam tahap penyelesaian, termasuk lokasi di RT 07 RW 03 yang menghadapi kendala cuaca dan keterbatasan ruang kerja alat berat.
“Pemerintah berkomitmen menyelesaikan seluruh segmen dengan baik. Walaupun cuaca menjadi tantangan, kami tetap meminta kontraktor menjaga mutu dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujar Yohanes menyampaikan pesan Kadis PUPR, Jumat (19/12/2025).
