Kupang, inihari.co- Pekerjaan rekonstruksi Jalan Taebenu di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, kini mencapai 85 persen. Rekonstruksi dilakukan untuk memulihkan ruas jalan yang rusak akibat longsor dan patahan tanah yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Proyek tersebut dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp 13.269.990.000. Pelaksana pekerjaan adalah CV Panca Konstruksi, kontraktor lokal yang dikenal dengan kualitas hasil kerja yang sesuai spesifikasi dan bermutu.
“Fokus kami bukan hanya menutup kerusakan, tetapi memperbaiki struktur dari dasar,” ujarnya.
Beberapa komponen pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pengaspalan sepanjang 300 meter, pemasangan dinding penahan tanah 70 meter, pembangunan tanggul, serta pengerjaan sistem pondasi bore pile.
Ia menjelaskan bahwa stabilisasi fondasi menjadi prioritas utama. Total terdapat 127 tiang pancang dengan kedalaman bervariasi antara 5 hingga 21 meter, disesuaikan dengan kondisi tanah di setiap titik konstruksi.
Hingga awal Desember, sebagian besar pekerjaan fondasi telah rampung. Proses penutupan permukaan jalan dilakukan setelah struktur pendukung dinyatakan stabil. Material dan tahapan pekerjaan dipantau melalui pengujian lapangan bersama tim pengawas.
“Kalau hujan, dulu kendaraan sering terhambat, apalagi ketika longsor dan tercipta patahan tanah, termasuk patahan di ruas jalan. Semua kendaraan tidak bisa lewat. Aktivitas lalu lintas mati total, dan masyarakat harus berputar jauh dari Oebufu menuju Liliba atau Naimata,” ujarnya.
Warga lainnya, Yantho Pelokila, berharap kualitas pekerjaan mampu bertahan meski di musim hujan. “Kami berharap rekonstruksi ini tidak mudah rusak lagi. Jalan ini akses utama kami,” katanya.
Proyek rekonstruksi Jalan Taebenu ditargetkan selesai dan dapat difungsikan sepenuhnya sebelum akhir Desember 2025, sesuai kontrak pekerjaan yang telah ditetapkan. (Yantho Sulabessy Gromang)
