Jelang Pergantian Kepala Daerah, DPRD Kota Kupang Himbau Tidak Ada Praktek Jual Beli Jabatan

Ketua DPRD Kota Kupang - Richard Odja

Kupang, inihari.co- Ketua DPRD Kota Kupang – Richard Odja menghimbau pemerintah Kota Kupang agar dalam masa transisi dari Penjabat Walikota Kupang – Linus Lusi ke Walikota Kupang terpilih – Christian Widodo dan Wakil Walikota Kupang terpilih – Serena Francis, tidak terjadi praktek jual beli jabatan oleh pihak manapun.

“Saya juga pastikan tidak akan ada lobi-lobi jabatan, baik oleh relawan, tim sukses, maupun partai pengusung Walikota dan Wakil Walikota. Saya selaku kader Partai Gerindra yang ikut mengusung Christian Widodo dan Serena Francis, tidak akan membiarkan adanya oknum yang ingin melegalkan praktik kotor tersebut. Jika ada maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya tegas, Kamis (30/01/2025).

Dirinya juga mengingatkan masyarakat Kota Kupang agar tidak percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan jabatan dengan imbalan uang, terutama jika mengatasnamakan Partai Gerindra dan PSI, sebab hal tersebut sangat ditolak oleh Gerindra dan PSI.

Menurut Richard Odja, Walikota Kupang terpilih – Christian Widodo dan Wakil Walikota Kupang terpilih – Serena Francis pastinya juga sudah memiliki pertimbangan dan strategi sendiri untuk menempatkan orang-orang yang mampu bekerja dengan baik demi kesejahteraan rakyat Kota Kupang.

Richard Odja menjelaskan, Walikota Kupang terpilih – Christian Widodo dan Wakil Walikota Kupang terpilih – Serena Francis sendiri sebelumnya sudah menyatakan bahwa sistem balas budi dan balas dendam dalam birokrasi harus dihilangkan. Untuk itu semua pihak yang memiliki kompetensi akan dirangkul demi membangun Kota Kupang secara bersama-sama.

“Saat ini memang banyak posisi jabatan kosong di lingkungan pemerintah Kota Kupang yang harus segera diisi. Tapi proses tersebut harus dilakukan berdasarkan sinyal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) usai pelantikan Walikota dan Wakil Walikota dilakukan. (Yantho Sulabessy Gromang)

Pos terkait