{"id":6228,"date":"2024-10-02T21:55:59","date_gmt":"2024-10-02T14:55:59","guid":{"rendered":"https:\/\/inihari.co\/?p=6228"},"modified":"2024-10-02T22:26:26","modified_gmt":"2024-10-02T15:26:26","slug":"bendungan-temef-di-provinsi-ntt-diresmikan-presiden-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/inihari.co\/?p=6228","title":{"rendered":"Bendungan Temef di Provinsi NTT Diresmikan Presiden Jokowi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TTS, inihari.co-<\/strong> Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Rabu, 02 Oktober 2024, telah meresmikan Bendungan Temef secara langsung di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehadiran Presiden untuk meresmikan bendungan terbesar di Provinsi NTT tersebut, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, PJ Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Andriko Noto Susanto, dan PJ Bupati Timor Tengah Selatan Seperius Edison.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden Jokowi mengatakan, air merupakan kebutuhan sangat vital dalam kehidupan sehari-hari, utamanya di Provinsi NTT. Dengan air, masyarakat bisa menanam padi, singkong, jagung, dan makanan pokok lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKunci kemakmuran di NTT adalah air. Tanpa air jangan membayangkan Provinsi NTT kita ini akan makmur dan sejahtera. Oleh sebab itu, pemerintah dalam 10 tahun ini telah selesai membangun 4 bendungan di NTT, yaitu Rotiklot, Raknamo, Napun Gete, dan sekarang Bendungan Temef di Timor Tengah Selatan,\u201d kata Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0015.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6229\" src=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0015.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"853\" srcset=\"http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0015.jpg 1280w, http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0015-300x200.jpg 300w, http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0015-1024x682.jpg 1024w, http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0015-768x512.jpg 768w, http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0015-750x500.jpg 750w, http:\/\/inihari.co\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0015-1140x760.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/a>Bendungan Temef dibangun selama 7 tahun mulai tahun 2017 hingga 2024. Dengan luas genangan 299 ha, Bendungan Temef bisa menampung air 45 juta m2. \u201c(Bendungan Temef) bisa mereduksi banjir di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Malaka. Dengan biaya Rp2,7 T, Bendungan Temef bisa mengairi 4.500 ha sawah, sangat besar sekali,\u201d tambah Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Presiden Jokowi, setelah Bendungan Temef selesai dibangun, maka airnya akan segera terisi dan diperkirakan mencapai 100% pada Januari 2025. \u201cJadi Pak Bupati manfaatkan betul Bendungan Temef ini untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat kita di Timor Tengah Selatan dan juga masyarakat sekitarnya,\u201d pesan Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia menerangkan, Bendungan Temef memiliki manfaat sumber air baku dengan kapasitas 131 liter per detik, dapat mengaliri irigasi seluas 4.500 ha, mereduksi banjir seluas 3.750 ha, dan meningkatkan indeks pertanaman dari semula 150% menjadi 250%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cManfaat langsung lainnya adalah pengendalian banjir. Kalau untuk irigasi, sudah ada saluran eksisting yang sudah fungsional, ada irigasi potensial dan pasti akan kita lanjutkan. Kita perlu optimalkan fungsi bendungannya,\u201d jelas Dirjen Bob.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana dikatakan Presiden Jokowi tentang 4 bendungan yang sudah selesai dibangun di Provinsi NTT pada kurun 2015-2024, pada tahun berikutnya, masih ada 2 bendungan lagi yang akan diselesaikan oleh Kementerian PUPR, yaitu Bendungan Manikin dan Bendungan Mbay. &#8220;Kami tetap berkomitmen untuk menyelesaikannya, mudah-mudahan bisa tahun depan,\u201d kata Dirjen Bob.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II Fernando Rajagukguk menjelaskan, Bendungan Temef ini merupakan bendungan terbesar yang telah dibangun di Provinsi NTT. Sehingga, diharapkan keberadaannya dapat bermanfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKe depannya, harapan kami Bendungan Temef dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk peningkatan produktivitas pertanian, dan suplai air baku bagi masyarakat. Dan juga dapat mengendalikan genangan banjir yang juga kerap terjadi,\u201d harap Fernando.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Turut hadir dalam peresmian ini, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Bendungan dan Danau Adenan Rasyid, Kepala BWS Nusa Tenggara II Fernando Rajagukguk, Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho, dan Direktur Utama Indra Karya Gok Ari Joso Simamora. <strong>(*\/Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TTS, inihari.co- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Rabu, 02 Oktober 2024, telah meresmikan Bendungan <a class=\"read-more\" href=\"http:\/\/inihari.co\/?p=6228\" title=\"Bendungan Temef di Provinsi NTT Diresmikan Presiden Jokowi\" itemprop=\"url\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6230,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,1],"tags":[703,702],"newstopic":[],"class_list":["post-6228","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-nttinihari","tag-joko-widodo","tag-jokowi"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6228","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6228"}],"version-history":[{"count":5,"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6228\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6235,"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6228\/revisions\/6235"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6230"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6228"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6228"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6228"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"http:\/\/inihari.co\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=6228"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}