ini Hari Flashnews
Home » Kupang Metro » Jonas Salean Himbau Bacaleg Golkar Kota Kupang Kerja Keras Jika Ingin Terpilih

Jonas Salean Himbau Bacaleg Golkar Kota Kupang Kerja Keras Jika Ingin Terpilih

Ketua DPD 2 Partai Golkar Kota Kupang – Jonas Salean, SH, M.Si saat lakukan kunjungan di Pimcat Kelapa Lima

Kupang, inihari.co- Untuk lolos sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Golkar, para Bakal Caleg (Bacaleg) wajib bekerja keras menunjukan kecakapan dan kemampuan meraih simpati pemilih di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Bacaleg yang meraih hasil survey terbaik saja yang dipastikan diusung oleh Partai Golkar dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang.

Bacaleg yang tidak serius bekerja pastinya akan diganti. Semua itu sudah menjadi konsekuensi ketika mereka menyatakan siap untuk maju namun tidak maksimal dalam berusaha.

Hal ini dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 2 Partai Golkar Kota Kupang – Jonas Salean, SH, M.Si, saat menemui pimpinan dan pengurus Golkar Kota Kupang wilayah Kecamatan Kelapa Lima pada Kamis, 07 April 2024 yang dihadiri oleh para Bacaleg Golkar Kota Kupang Dapil Kelapa Lima – Kota Lama.

Menurut Mantan Walikota Kupang periode 2012 – 2017 ini, terpilihnya seorang Bacaleg dari Partai Golkar merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada orang tersebut untuk menunjukan kemampuan bahwa dirinya layak dan pantas diusung sebagai Caleg.

Partai Golkar, kata Jonas, tidak akan mengakomodir seorang Bacaleg menjadi Caleg apabila kehadiran orang tersebut sesuai disurvey hanya akan menjauhkan Partai Golkar dari target yang harus diraih.

Dari total 28 Bacaleg di Dapil Kelapa Lima – Kota Lama yang ada saat ini, nantinya hanya akan tersisa 11 orang yang ditetapkan sebagai Caleg untuk memperebutkan 11 kursi di Dapil tersebut.

“Kalau niat maka harus kerja keras. Waktu yang tersisa tinggal 2 tahun, yakni sampai 14 Februari 2024, dan itu bukan waktu yang lama untuk memperkenalkan diri ke pemilih. Bacaleg harus berani memperkenalkan diri dan meminta dukungan dari rumah ke rumah sejak sekarang, bukan sekedar titip harapan di orang agar bekerja bagi dia,” ujar Anggota DPRD Provinsi NTT ini.

Dijelaskan, selama ini dari ke 6 Dapil di Kota Kupang, Dapil Kelapa Lima – Kota Lama masih menjadi Dapil dengan perolehan suara yang dinilai belum maksimal. Persoalan itu juga dirasakan di Dapil Oebobo. Alasannya, sebab kedua Dapil tersebut memiliki jumlah pemilih yang banyak namun perolehan suara masih bergantung dari incumbent.

“Kami sudah punya pengalaman buruk. Dulu ada Bacaleg yang awalnya berkoar bahwa bisa meraih ribuan suara, namun ketika dipercayai sebagai Caleg, hasil yang didapat di Pileg hanya puluhan suara, bahkan jauh dari angka seratus,” ungkapnya.

Untuk itu, dalam rangka membantu perolehan suara bagi para Caleg di Pileg nanti, Jonas Salean mengaku akan mendorong semua Pimpinan Kecamatan (Pimcat) dan Pimpinan Kelurahan (Pimlur) Partai Golkar beserta pengurus masing-masing untuk bergandengan tangan mencari strategi memenangkan Partai Golkar.

“Setelah saya selesai kunjungi para Pimcat, di bulan Mei nanti saya juga akan turun ke kelurahan-kelurahan membangun konsolidasi dengan para Pimlur. Tujuannya, agar target 3 kursi di masing-masing Dapil bisa diupayakan secara baik untuk diraih, dengan pencapaian terendah 2 kursi per Dapil,” katanya.

Calon tunggal Walikota Kupang dari Partai Golkar ini juga menyinggung soal Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Kupang 2024. Katanya, Partai Golkar dalam Pileg maupun Pilkada 2024 tidak memiliki uang untuk diberi dalam mencari simpati pemilih, namun Golkar telah menyiapkan program-program pro rakyat yang dipastikannya dapat menyejahterakan rakyat Kota Kupang.

“Masyarakat jangan ragu dengan Golkar. Pastinya selain program-program pro rakyat yang terbaru, kami juga akan giatkan kembali program kesehatan gratis menggunakan KTP, santunan kematian, Raskin Daerah gratis, peningkatan ekonomi masyarakat melalui dana PEM, insentif yang baik bagi RT RW dan para kader Posyandu, beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, serta peningkatan PAD secara baik dan berkelanjutan,” ucapnya.

Di Akhir pertemuan, Jonas Salean juga mengingatkan agar seluruh kader partai Golkar harus menyukseskan verifikasi faktual yang akan dilakukan oleh penyelenggara Pemilu, yakni dengan mempersiapkan seribu orang pada hari dan waktu yang ditentukan. (Yantho Sulabessy Gromang)