ini Hari Flashnews
Home » Ekbis » Asni Salon Gelar Pelatihan Ketrampilan Tata Kecantikan Rambut

Asni Salon Gelar Pelatihan Ketrampilan Tata Kecantikan Rambut

Foto Bersama Usai Acara Pembukaan

Kupang, inihari.co- Dalam rangka memberikan akses layanan pendidikan berbasis kompetensi kepada masyarakat yang kurang mampu, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Asni Salon yang juga merupakan salah satu salon terkemuka di Kota Kupang, menggelar Program Kecakapan Wirausaha (PKW) dengan jenis ketrampilan Tata Kecantikan Rambut.

PKW tersebut sesuai rencana akan digelar selama dua bulan, terhitung sejak tanggal 14 September 2020 hingga 18 Nopember 2020, berlokasi di Asni Salon, lantai dua gerai Stadion Merdeka Kupang, jalan Ahmad Yani Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT).

PKW itu terselenggara berkat kerjasama LKP Asni Salon dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang beserta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Kupang.

Dalam sambutan pada acara pembukaan PKW tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Roos Dethan, mewakili Kepala Dinas, mengatakan bahwa melalui program PKW ini, peserta diharapkan bisa memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang dapat dijadikan modal dalam berwirausaha demi peningkatan taraf hidup dan ekonomi diri serta keluarga.

“Jadi tahun ini proposal yang lolos di Kemendikbud itu ada 11 lembaga, termasuk LKP Asni Salon. Biasanya sebelum masa Pandemi Covid-19 itu proposal yang lolos bisa mencapai 20 hingga 30 LKP, namun akibat Pandemi maka jumlah LKP pun dibatasi oleh kementerian. Untuk itu, para peserta harus bersyukur karena Asni Salon masih bisa mendapat kepercayaan untuk lakukan PKW ini,” kata Roos dihadapan 20 peserta yang hadir, Senin (14/09/2020).

Lebih lanjut Roos Dethan mengatakan, pemerintah pada dasarnya selalu berupaya mengangkat harkat dan martabat rakyatnya. Termasuk melalui PKW ini, adalah cara pemerintah memberikan ketrampilan bagi masyarakat melalui LKP-LKP yang ada, demi menciptakan tenaga-tenaga kerja yang handal. Tenaga-tenaga kerja itu nantinya diharapkan bisa bekerja untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga, serta membuka lapangan pekerjaan demi menurunkan angka pengangguran yang ada.

“Saat ini banyak tamatan SMA, bahkan Sarjana yang menganggur karena tidak memiliki keahlian atau ketrampilan. Untuk itu, para peserta yang ada harus bersyukur bisa mengikuti PKW ini. PKW ini semuanya sudah dibiayai pemerintah, baik untuk masa pelatihan hingga sudah menjadi kelompok usaha. Oleh karena itu para peserta dipersilahkan ikut pelatihan dengan baik dan tekun, sebab ilmu itu dinamis dan akan terus berkembang,” terangnya sembari menghimbau agar pasca mengikuti PKW, para peserta bisa membawa perubahan positif di Kota Kupang.

Bagi para instruktur dari LKP Asni Salon, Roos Dethan berpesan agar dalam memberikan ilmu harus sepenuh hati, dan jangan setengah-setengah. Teorinya harus 30 persen, dan praktek harus 70 persen.

Sementara itu, Asni Sidik selaku Pimpinan LKP Asni Salon, mengatakan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan PKW ini berjumlah 20 orang yang terbagi dalam Empat kelompok usaha. Kelompok-Kelompok usaha itu nantinya akan dibekali juga dengan peralatan dan bahan untuk merintis usaha selama tiga bulan.

“Intinya lewat kegiatan ini, kami sebagai LKP akan memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagi peserta agar mampu berwirausaha. Kami berharap, setelah mengikuti pelatihan yang kami berikan, peserta dapat menggunakan ketrampilan itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik serta bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan peralatan pelatihan

Untuk diketahui, menandai dibukanya PKW di LKP Asni Salon tadi pagi, dua peserta PKW mewakili 18 peserta lainnya menerima bantuan peralatan pelatihan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Roos Dethan, didampingi dua orang staf, Fery Fraga dan Wasty Kiki, serta ketua UMKM, Oma Tuwan.

Ikut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, instruktur PKW dari LKP Asni Salon, Yanti dan Amy Bahren. (Yantho)