ini Hari Flashnews
Home » NTT Ini Hari » Warga Keluhkan Pekerjaan Jalan Nasional di Desa Loli Batas TTS-TTU

Warga Keluhkan Pekerjaan Jalan Nasional di Desa Loli Batas TTS-TTU

Yus Sakan, Warga Desa Loli, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)

Soe, inihari.co- Warga masyarakat Desa Loli, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyesalkan sistem pekerjaan Jalan Nasional yang melintasi Desa mereka. Pasalnya jalan yang baru dikerjakan bulan Januari, sudah mengalami kerusakan dan sudah sulam tambal beberapa kali oleh Kontraktor Pelaksana.

Kondisi Jalan. Baru Selesai Dikerjakan Sudah di Sulam Tambal Sebanyak 2 (Dua) Kali, dan Kini Harus Disulam Tambal Lagi

“Ini kerja apa model begini pak..!!?? Baru saja bulan Januari dikerjakan, langsung mengalami kerusakan dan mulai sulam tambal di bulan Februari. Setelah di sulam tambal, jalan itu rusak lagi dan sekarang kondisi sudah begini,” ujar salah seorang warga Desa Loli, Yus Sakan dengan nada kesal pada Selasa, (17/03/2020).

Menurut Yus, mereka memang tidak memahami soal kualitas material yang digunakan oleh Kontraktor untuk mengerjakan proyek tersebut. Namun jika dilihat dari fakta yang ada, patut dipertanyakan kualitas dari material yang digunakan oleh Kontraktor.

“Ini kan jalan Nasional pak, bukan jalan Desa sehingga kerja asal jadi. Kami kira ini dijalan Nasional jadi kerjanya bagus ternyata model begini cara kerjanya,” kesalnya.

Sulam Tambal Jalan Baru di Desa Loli, Polen – TTS, Kini Sudah Rusak Lagi (Klik Untuk Perbesar Foto)

Sebagai jalan Nasional yang menghubungkan Negara Indonesia dengan Negara Timor Leste, jalur tersebut pada beberapa tahun terakhir ini ditangani oleh Pemerintah Pusat dengan sistem Long Segmen, dengan harapan penanganannya lebih baik dari sistem sebelumnya. Sayangnya, hasil penanganan sistem Long Segmen tersebut terkesan asal jadi, bahkan jalan yang sudah ditangani pun selalu rusak setelah diaspal.

Menanggapi persoalan tersebut, wartawan melakukan konfirmasi ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada satu orang pun pejabat Balai Jalan X Kupang yang berhasil dikonfirmasi, sebab ternyata Kepala Balai Jalan telah mengganti semua PPK Dan Satker di BPJN X Kupang dengan orang-orang baru yang belum dapat ditemui.

“Disini sekarang orang baru semua Pak. PPK dan Satker semua sudah baru sehingga tidak ada lagi yang lama-lama. Bahkan, ada beberapa sudah di nonjobkan oleh Kepala Balai,” kata sumber di Balai pada Jumat (19/03/2020). (Yantho/Tim)