ini Hari Flashnews
Home » Ekbis » Harbak ke 74, Momen Memupuk Semangat Kerjasama dan Membangun Bagi Insan PUPR

Harbak ke 74, Momen Memupuk Semangat Kerjasama dan Membangun Bagi Insan PUPR

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X (Sepuluh) Kupang, Dr. Ir. Muktar Napitupulu, M.Sc

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X (Sepuluh) Kupang, Dr. Ir. Muktar Napitupulu, M.Sc

Kupang, inihari.co- Peringatan Hari Bhakti (Harbak) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ke-74 tahun 2019 merupakan momentum bagi insan PUPR di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk terus berbenah dengan memupuk semangat kerjasama dalam membangun daerah.

Hal ini dikatakan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X (Sepuluh) Kupang, Dr. Ir. Muktar Napitupulu, M.Sc yang diwawancarai di kantor BPJN X Kupang di Desa Tanah Merah, Kabupaten Kupang, Selasa (03/12/2019).

Menurutnya, kesetiakawanan sosial antar sesama insan infrastruktur atau insan PUPR harus bisa lebih ditumbuh-kembangkan dengan prinsip kerja, kerja dan kerja, demi memenuhi agenda pembangunan infrastruktur di NTT yang cukup banyak, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan serta infrastruktur strategis yang harus diselesaikan.

Untuk infrastruktur di NTT, dikatakan, Balai Jalan sebagai perpanjang-tangan dari Pemerintah Pusat, siap meningkatkan kualitas jalan yang selama ini pada dasarnya juga sudah cukup baik.

“Kita perlu membenahi sistem integritas antara Jalan Nasional, Jalan Provinsi dan Jalan Kabupaten serta Kota. Tujuannya agar seluruh infrastruktur jalan di NTT, baik yang berstatus jalan Nasional, Provinsi dan Kabupaten maupun Kota, kualitasnya bisa sama. Jangan Jalan Nasional saja yang dituntut untuk bagus, sedangkan jalan lainnya diabaikan,” tegasnya.

Untuk itu, koordinasi yang selama ini sudah dibangun harus terus dijaga dan dipupuk. Terutama untuk program-program pembangunan jalan.

Ia mengatakan, selama ini yang bukan Jalan Nasional juga telah dibangun oleh Balai Jalan. Semua itu dilakukan dengan berkoordinasi terlebih dahulu bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten serta Kota, terutama menyangkut anggaran. (Yantho)