ini Hari Flashnews
Home » Internasional » Tekad Promotor Elizabeth Liu Kembangkan Tinju di NTT
86 views

Tekad Promotor Elizabeth Liu Kembangkan Tinju di NTT

Acara Jumpa Pers Bersama Para Petinju dan Promotor (Elisabeth Liu Sementara Berbicara)

Acara Jumpa Pers Bersama Para Petinju dan Promotor (Elisabeth Liu Sementara Berbicara)

Kupang, inihari.co- Bertekad untuk mencetak juara tinju dunia yang berasal dari belahan timur Indonesia, Fahiluka Surya Production bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Chris John Foundation, menggelar event Kejuaraan Tinju Dunia di Kota Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT).

Alasan dipilihnya NTT sebagai lokasi dilakukannya event bertaraf internasional yang bertema The Border Battle – Mencetak Juara Dunia dari Batas Negara ini, karena sejak dahulu NTT sudah banyak melahirkan Petinju-Petinju Hebat seperti Hermensen Ballo, Anis Roga dan Alex Bajawa.

Elisabeth Liu dari Fahiluka Surya Production selaku promotor, dalam jumpa pers pada Jumat (05/07/2019) di Kupang, mengatakan, beberapa tahun terakhir Indonesia mengalami kekurangan atlet olahraga tinju untuk tingkat internasional. Sehingga, perlu dilakukan beberapa kegiatan perangsang agar atlet-atlet muda berbakat mau meningkatkan potensinya demi mengharumkan kembali Indonesia dalam ajang tinju dunia.

Untuk itu, menurut Elisabeth, dengan adanya event The Border Battle di Kota Kupang, maka bakat-bakat petinju dari NTT bisa dibangkitkan kembali.

“NTT merupakan gudang petinju. Saat ini beberapa petinju profesional Indonesia yang mempunyai peringkat teratas secara nasional itu berasal dari NTT. Petinju-petinju itu antara lain, Tibo Monabesa asal Kefamananu, Depri Palulu asal Sumba dan John Ruba asal Bajawa.

Dalam The Border Battle, ketiga petinju itu, bersama Sileng Serang, Eman Nahak dan Maxy Nahak, kami pilih mewakili NTT dan Indonesia untuk dihadapkan dengan petinju luar negeri asal Timor Leste, Philipina dan Australia.,” terangnya.

Sementara itu sang mantan juara tinju dunia dari Indonesia – Chris John, mengatakan, dalam Border Battle nanti akan ada enam partai yang ditandingkan, yakni tiga partai tambahan dan tiga partai utama.

Untuk partai tambahan, pada kejuaraan tinju dunia kelas super feather weight akan berhadapan Eman Nahak (NTT-Indonesia) vs Predrinho Dorego (Timor Leste). Kelas light fly weight, akan ada Silem Serang (NTT-Indonesia) vs Felipe Atade (Timor Leste). Dan kelas Middle Weight, antara Maxi Nahak (NTT-Indonesia) vs Jovelio Jose Bruno (Timor Leste).

Sementara di partai utama, untuk perebutan gelar super light weight IBO Oceania dan WBC Asia Title, akan berhadapan Jhon Ruba (NTT-Indonesia) vs Joepher Montano (Philipina). Untuk perebutan gelar Super Feather IBO internasional dan WBC Asia Title, berhadapan Defri Palulu (NTT-Indonesia) vs Ivor Lastrilla (Philipina). Dan perebutan gelar dunia kelas Light Fly Weight IBO, akan berhadapan Tito Monabesa (NTT-Indonesia) vs Omari Kimweri (Australia).

Chris john menjelaskan, dalam pertarungan partai utama akan dilangsungkan selama sepuluh ronde, dan partai tambahan sebanyak enam ronde.

“Di Border Battle ini juga kan ada pertandingan eksibisi, yakni antara saya dengan Viktor Bungtilu Laiskodat, mantan petinju asal NTT yang kini menjabat sebagai Gubernur NTT,” tutupnya.

Untuk diketahui, The Border Battle 2019 ini akan dimulai sejak Sabtu, 6 Juli 2019 sampai 7 Juli 2019 di GOR Oepoi Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Yantho)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>