ini Hari Flashnews
Home » Kupang Metro » Orang Muda Harus Bisa Tempatkan Perwakilannya di DPR RI
198 views

Orang Muda Harus Bisa Tempatkan Perwakilannya di DPR RI

Ketua DPD NTT dan DPC Kota Kupang Partai Hanura Beserta Sejumlah Caleg Disambut Dengan Tarian Saat Memasuki Arena Kampanye

Ketua DPD NTT dan DPC Kota Kupang Partai Hanura Beserta Sejumlah Caleg Disambut Dengan Tarian Saat Memasuki Arena Kampanye

Kupang, inihari.co- Partai Hanura kini telah menjadi salah satu saluran utama dalam menyalurkan aspirasi rakyat Indonesia, termasuk aspirasi orang muda di Kota Kupang dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) demi terwujudnya keadilan sosial serta kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Untuk itu, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 ini, Hanura NTT telah memberi akses bagi orang muda untuk ikut sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari partai Hanura, baik untuk lingkup DPRD Kota Kupang, DPRD Provinsi NTT, hingga DPR Republik Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Kupang – Melkianus Balle mengatakan, sangat mengapresiasi para Caleg muda Partai Hanura yang berhasil lolos seleksi dan diikut-sertakan dalam Pileg tahun ini. “Caleg Hanura itu merupakan orang-orang pilihan yang mampu berkarya, memperjuangkan aspirasi rakyat, jujur serta berprestasi. Sebab, jika tidak memiliki semua kriteria tersebut maka orang tersebut tidak mungkin lolos seleksi, apalagi proses seleksinya itu ketat dan panjang. Untuk itu, jika ada orang muda yang lolos seleksi dari Partai Hanura maka orang tersebut perlu diapresiasi sebesar-besarnya,” terangnya disela-sela kampanye terbuka sekaligus kampanye terakhir Partai Hanura yang digelar di Jalan Cermelek Kelurahan Bakunase Dua, Kecamatan Kota Raja – Kota Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, (13/04/2019).

Menurut Melkianus Balle, salah satu Caleg muda Partai Hanura yang sangat patut diapresiasi sebesar-besarnya dan wajib di dukung secara total adalah dr. Dewi Rahayu Sukmawati Gah (27 tahun) yang kini maju sebagai Caleg DPR RI Dapil Dua NTT nomor urut 3. Alasannya, karena Dewi dinilai merupakan sosok muda yang cerdas dan memiliki Hati Nurani yang tulus dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat, baik untuk masa lima tahun ke depan maupun untuk masa yang lebih panjang. (Berita Terkait: Partai Hanura Dipastikan Lampaui Ambang Batas Parlemen)

Sementara Anggota DPRD Kota Kupang – Jerri Anthon Pingak juga mengatakan, Dewi Rahayu Sukmawati Gah adalah sosok muda yang Jujur dan Berani dalam memperjuangkan Hak Rakyat. Dewi dinilai dapat diandalkan untuk menyuarakan suara rakyat NTT di DPR RI, sebab dirinya memiliki kemampuan berbicara di depan publik dengan omongan yang bernilai dan berisi tanpa terbata-bata. (Berita Terkait: Yakin Hanura Lolos Parliamentary Threshold, Dewi Minta Masyarakat Mendukungnya)

Salah satu Caleg Partai Hanura untuk DPRD Kota Kupang – Yesli juga mengatakan bahwa sebagai perwakilan orang muda, Dewi Rahayu Sukmawati Gah perlu mendapatkan dukungan secara total oleh orang muda, baik orang muda Kota Kupang maupun orang muda dari Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Barat Daya (Dapil 2 NTT).

“Ingat, bangsa yang tidak percaya akan kemampuan kaum muda adalah bangsa yang tidak memiliki masa depan, dan saat ini hanya Partai Hanura yang memiliki Caleg termuda DPR RI untuk Pemilu 2019. Caleg itu adalah Dewi Rahayu Sukmawati Gah. Untuk itu, mari kita bersama-sama mengantar orang muda ini (Dewi) ke perlemen agar ia bisa memberikan kita masa depan yang baik dan sejahtera bagi seluruh rakyat NTT,” tegasnya.

Yesli mengaku, sampai hari terakhir kampanye, Partai Hanura selalu menghindari kampanye hitam, kampanye negatif, dan politik uang. Ia pun mengingatkan bahwa saat ini banyak yang bersandiwara saat menjadi Caleg, yakni menjadi dermawan secara tiba-tiba, sehingga perlu diwaspadai oleh masyarakat. “Masyarakat harus berhati-hati dalam menentukan pilihan. Jangan tukarkan masa depan yang baik hanya dengan bantuan-bantuan yang datang ketika masa kampanye. Jangan jual harga diri dengan uang seratus – dua ratus ribu yang diberikan oleh para Caleg yang pandai bersandiwara,” tutupnya. (Yantho)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>