ini Hari Flashnews
Home » Kupang Metro » Kota Kupang Kembali Berstatus Tanggap Darurat

Kota Kupang Kembali Berstatus Tanggap Darurat

Plt. Kepala BPBD Kota Kupang - Ade Manafe

Plt. Kepala BPBD Kota Kupang – Ade Manafe

Kupang, inihari.co- Pemerintah Kota Kupang (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa, 12 Maret 2019, kembali menaikkan status tanggap darurat untuk bencana angin kencang di Kota Kupang. Status tanggap darurat sebelumnya telah dicabut pada Jumat, 8 Maret 2019, setelah tujuh hari pasca bencana angin Puting Beliung di Kota Kupang.

Penjabat Sekda Kota Kupang – Yos Rera Beka mengatakan, Pemerintah Kota Kupang sudah menggelar rapat bersama untuk menaikkan status tanggap darurat. Rapat tersebut dinilai sangat penting dalam mengkaji naik tidaknya status tanggap darurat. Selain itu, melalui rapat pemerintah juga membicarakan tentang langkah penanganan dan penanggulangan bencana sekaligus menghitung kerusakan serta kerugian akibat bencana.

Terkait bantuan yang akan diberikan bagi korban angin kencang pada Minggu, 10 Maret 2019 lalu, Rera Beka menjelaskan, akan diberikan dalam bentuk uang, karena bantuan dalam bentuk bahan bangunan menyulitkan pemerintah saat proses distribusi. “Bantuan yang diberikan juga hanya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Pengusaha dan orang mampu yang menjadi korban bencana tidak diberikan bantuan,” tegas Rera Beka.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang – Ade Manafe mengatakan, sesuai data, angin kencang disertai hujan yang terjadi pada hari Minggu (10/03/2019) telah merusak sebanyak 527 rumah dengan taksasi kerugian materi mencapai ratusan miliar. “Berdasarkan perhitungan kerugian, maka anggaran yang dibutuhkan untuk bantuan bagi korban bencana mencapai 1,74 miliar rupiah bagi 527 korban.

Sesuai hasil perhitungan klasifikasi di lapangan, jumlah rumah rusak berat sebanyak 393 rumah, rusak sedang sebanyak 129 rumah, dan rusak ringan sebanyak 5 rumah,” jelas Manafe.

Saat ini upaya bantuan yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Kupang kepada korban bencana melalui BPBD adalah bantuan terpal, perbaikan jaringan listrik dan telepon, membersihkan lokasi bencana, penebangan dan sensor pohon yang menimpa rumah warga.

Sesuai Peraturan Walikota (Perwali) tentang bencana, maka rumah yang mengalami rusak berat diberikan bantuan sebanyak 5 juta sampai 7 juta rupiah, rusak ringan mendapat 1 juta rupiah sampai 2 juta 500 ribu rupiah, dan rusak sedang mendapat sebesar 2 juta 500 ribu rupiah sampai 5 juta rupiah. (Yantho)