ini Hari Flashnews
Home » Entertainment » Miss Waria Sosialita Kota Kupang Tahun 2014, Diraih “Iren Lovely”
2,367 views

Miss Waria Sosialita Kota Kupang Tahun 2014, Diraih “Iren Lovely”

Iren Lovely (Pict by Nyongki)

Iren Lovely (Pict by Nyongki)

Kupang, inihari.co- Iren Lovely, salah seorang waria yang mengikuti kontes pemilihan Miss Waria Sosialita (MWS) yang diselenggarakan oleh Yayasan Tanpa Batas, atau YTB, bekerja sama dengan Rumah Perempuan Kupang, atau RPK, Peace Jurnalis Community Kupang, atau PJCK, Komunitas Peace Maker Kupang, atau Kompak, Badan Pengurus Pemuda GMIT, dan CIS Timor, berhasil terpilih dan dinobatkan menjadi Miss Waria Sosilita Kota Kupang Tahun 2014.

Dalam kontes yang digelar di Aula Eltari Kupang (Senin, 01 April 2014), Iren Lovely berhasil mengalahkan 14 kontestan lain yang ikut dalam kontes tersebut. Keberhasilannya meraih titel sebagai MWS itu didapat berkat kepiawaiannya dalam berdandan, serta berdasarkan hasil uji pengetahuan dari Lima juri tentang permasalahan sosial yang saat ini terjadi ditengah masyarakat, serta cara penanganannya.

Pada pergelaran kontes itu juga, selain memilih Miss Sosialita untuk nantinya diikutsertakan dalam lomba yang sama pada tingkat Provinsi, para juri juga memilih beberapa pemenang untuk beberapa kategori. Para pemenang dalam kategori yang juga menjadi penilaian juri tersebut, antara lain, Cristin sebagai Miss Favorite, Arini sebagai The Best Perfom, Tatia sebagai Miss Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Berbasis Gender, atau KT BG, Raisya Ramlan sebagai Miss HIV dan AIDS, Barbie Francis sebagai Miss Keberagaman, dan Kartika Jenie Wulandari sebagai Miss Pemilu Damai 2014.

Perwakilan Yayasan Tanpa Batas, Denimars Sailana, saat diwawancarai usai pergelaran lomba MWS, mengatakan, kegiatan pemilihan Miss Waria Sosialita ini dilakukan, dengan tujuan untuk menghilangkan tindakan diskriminasi yang sering terjadi terhadap kaum waria.

Selain itu, “kegiatan itu juga bertujuan untuk menyampaikan tentang keberagaman orientasi seks yang seharusnya tidak dijadikan sebagai perbedaan. Sehingga stigma negatif bagi para Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender, atau LGBT di Kota Kupang dapat dihilangkan”, kata Sailana. (Mich)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>