Kupang, inihari.co- Platform terpadu BuanaMart, yang dirancang untuk membantu petani, toko offline/minimarket, serta UMKM dalam mengelola penjualan, logistik, dan manajemen bisnis secara lebih efisien, kini resmi memperluas jangkauan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kehadiran BuanaMart di NTT dipimpin oleh Isyanto Ufi, selaku Kepala Kantor PT Buana Batara Suci (BBS) Wilayah Provinsi NTT, yang akan mengoordinasikan seluruh strategi pengembangan dan pengelolaan ekosistem digital di daerah ini.
Di bawah kepemimpinan Isyanto Ufi, Kantor Cabang PT BBS juga telah terbentuk di 22 kota/kabupaten di NTT. Hal ini menandakan kesiapan penuh dalam membangun ekosistem yang terintegrasi, mulai dari pengelolaan rantai pasok, distribusi hasil pertanian, hingga dukungan terhadap toko-toko ritel dan UMKM di seluruh wilayah.
Kepala Kantor PT BBS Cabang Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), David Manno, yang ditemui pada Jumat (05/09/2025) mengatakan, sebagai langkah awal, sebanyak 65 gerai BuanaMart siap dibangun di berbagai titik strategis di NTT. Kehadiran gerai ini diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat terhadap layanan berbasis digital sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
“Termasuk di Kabupaten TTS, gerai BuanaMart akan dibangun sebagai mitra strategis bagi petani, pelaku UMKM, dan toko-toko lokal untuk tumbuh bersama. Kami ingin memastikan setiap produk dari NTT memiliki akses langsung ke pasar yang lebih luas dengan dukungan sistem yang modern,” ujar Manno.
Menurut David Manno, dengan kehadiran gerai BuanaMart, akan tercipta ekosistem bisnis yang berkelanjutan dengan menghubungkan rantai produksi hingga konsumsi secara efisien. Gerai-gerai tersebut diyakini dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal dalam meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus memperkuat konektivitas perdagangan antarwilayah.
“Masyarakat Kabupaten TTS didominasi oleh petani. Untuk itu, gerai BuanaMart hadir memberikan solusi agar hasil pertanian mereka tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga bisa menjangkau pasar nasional bahkan internasional. Dengan adanya jaringan distribusi yang modern, harga hasil tani akan lebih stabil dan petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih adil,” jelas Manno.
Ia menambahkan, kehadiran BuanaMart diharapkan menjadi harapan baru bagi petani di TTS. “Kami ingin agar setiap petani memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Dengan pendampingan, pelatihan, serta dukungan modal usaha yang terintegrasi bersama BuanaMart, kami yakin kesejahteraan masyarakat TTS dapat meningkat secara signifikan,” pungkasnya. (Yantho Sulabessy Gromang)




Discussion about this post