Pemerintah NTT Tolak ISIS dan Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

Wildan, Salah Satu WNI yang tergabung dalam ISIS dan meninggal di Irak
Wildan, Salah Satu WNI yang tergabung dalam ISIS dan meninggal di Irak

KUPANG, Inihari.co – Menyikapi beredarnya rumor yang menyebutkan organisasi radikal ISIS disinyalir telah masuk ke daerah itu. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya di Kupang menegaskan menolak kehadiran ISIS di daerah itu, karena akan menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sikap ini saya ambil berdasarkan kesepakatan dalam rapat Forkompimda beberapa hari lalu yang secara tegas menolak kehadiran ISIS di NTT,” kata Lebu Raya.

Dia mengatakan, selaku gubernur dirinya sudah meminta para bupati dan walikota di daerah itu untuk terus memantau perkembangan ISIS yang menurut informasi sudah masuk di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dia menuturkan, kendatipun secara organisasi ISIS belum masuk ke NTT, pemerintah dan masyarakat perlu waspada dan menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

“Saya sudah menugaskan Badan Kesabangpol baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk terus-menerus melakukan pemantauan di seluruh wilayah NTT sekaligus mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi,” paparnya.

Dia menambahkan, selain meminta partisipasi masyarakat untuk menjaga situasi dan keamanan di tempat tinggalnya, aparat keamanan baik Polri dan TNI terus-menerus melakukan pengawasan sesuai tupoksi yang kedua institusi ini miliki.

Sementara itu Kepala Badan Kesbangpolinmas setempat, Sisilia Sona membantah tentang keberadaan ISIS di NTT. “Kami sudah lakukan koordinasi dengan forkompimda, namun belum ditemukan adanya organisasi itu,” katanya.

Dia juga mengingatkan bahwa ISIS sudah ada di NTB sehingga masyarakat NTT juga harus terus mewaspadai masyarakat asing yang masuk ke daerah ini. “NTB itu sangat dekat dengan NTT, jadi kita harus selalu mewaspadai ini,” tutur Sisilia. (Rey)

Pos terkait