KUPANG, Inihari.co – Ratusan massa dari Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (Kapak) Sumba di Waikabubak, Sumba Barat akan kembali menyeruduk kantor Kejaksaan Negeri Waikabubak lantaran persoalan tersangka dugaan korupsi pengadaan 158 sepeda motor tahun 2011 senilai Rp 3,2 miliar, Bupati Sumba Barat Jubilate P. Pandange, tak kunjung diperiksa oleh Kejari.
Pendiri Kapak Sumba di Kupang, Yonatan Agu Ate, mengatakan bahwa Kapak Sumba di Waikabubak hari ini pukul 09.00 Wita kembali mendatangi Kejari Waikabubak dan mendesak agar memeriksa serta menahan Bupati Yubilate Pandango sebagai tersangka.
Dia mengatakan bahwa akhir-akhir ini rupanya kejari Waikabubak dan Bupati Sumba Barat mulai main-main dengan keadilan. “Kepada Kejari dan Bupati agar tidak main-main dengan keadilan,” tutur Yonatan, kepada inihari.co, Jumad 15/8 pagi.
Dia juga menyebutkan bahwa dalam tuntutan Kapak Sumba di Kejari nanti adalah segera menangkap Perampok paling sombong si-Indonesia yakni bupati Sumba Barat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 3 bulan yang lalu namun belum diperiksa. (Rey)
