Turun Ke Jalan, LMND Eksekutif Minta Pemerintah Bangun Industri Nasional

Aksi Turun Jalan LMND Eksekutif Kota Kupang Petang Tadi
Aksi Turun Jalan LMND Eksekutif Kota Kupang Petang Tadi

KUPANG, Inihari.co – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) eksekutif Kota Kupang, turun ke jalan dan menggelar aksi mimbar bebas dengan tema, jalan menuju kemandirian Indonesia, petang tadi 11 Juli 2014.

Mimbar bebas yang dilakukan didepan gereja Katedral Kupang ini, LMND Eks Kota Kupang mengajak seluruh rakyat untuk mengontrol presiden dan wakil presiden terpilih nanti agar dapat menjalankan program yang sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Ketua Eksekutif LMND Kota Kupang, Jofan Hale kepada wartawan mengatakan, pihaknya turun ke jalan untuk menyuarakan Tri Panji LMND  yakni, Hapus Hutang Luar Negeri, Nasionalisasi Perusahaan Asing di Indonesia serta, Bangun Industri Nasional.

“Minimnya lapangan pekerjaan, tingginya biaya kesehatan dan pendidikan, persoalan pemasaran hasil produk rakyat, tingginya harga listrik dan BBM, tingginya harga pupuk dan tingggi impor dari luar negeri, masih menjadi persoalan di negeri ini,” katanya.

Menurut Jofan, problem – problem ini hanya bisa diselesaikan dengan menghapus hutang luar negeri. Karena, hutang luar negeri Indonesia kini, sebesar ± 2.276,89 Triliuan. “Ini artinya bahwa Negara Indonesia akan terus membebani rakyat Indonesia sampai anak cucu jika tidak dihapus,” lanjut Jofan.

Ia menambahkan, nasionalisasi perusahaan asing juga harus segera ditindak. Karena, semua kekayaan Indonesia diambil oleh perusahaan asing atau luar negeri sebab, keuntungan yang diperoleh, telah melebihi biaya produksi yang dikeluarkan.

“Freeport, Newmont, ExxonMobil, Chevron, British Petrolium, Shell, dan INCO. Semua perusahan inilah yang mengamil kekayaan bangsa Indonesia dan pembagian hasilnya 80% untuk mereka dan 20% untuk Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, Ia meminta kepada pemerintah agar segera membangun industri nasional yang bertujuan untuk, mengelola semua kekayaan Indoesia, menyediakan lapangan kerja bagi rayat, menigkatkan produtivitas rakyat serta mengatasi problem pemasaran produk rakyat. (LM)

Pos terkait